Search

Loading...

Tuesday, January 22, 2013

Jangan Sembarangan Beli Tablet – Part #2

Mari lanjutkan kenapa jangan beli tablet sembarangan.
RAM
Kebanyakan orang nggak sadar kalau RAM di tablet itu lebih penting daripada prosesor. RAM adalah bagian dari komputer yang gw sebut lemari pekerja berat. Prosesor bekerja, kemudian datanya disimpan di RAM, seketika butuh, dikeluarkan, seketika gak butuh dihapus.

Ada perbedaan mendasar cara kerja RAM di komputer yang full fledge dengan tablet mobile OS. RAM di komputer biasa jika kepenuhan bisa dilimpahkan sebagian ke media simpan seperti harddisk. Di tablet, hal itu tidak akan terjadi. Jika RAM penuh, maka tablet akan mengeluarkan pesan memori penuh, keluar dari beberapa apps untuk membebaskan memori.
Here’s the deal. RAM sangat diperlukan untuk aplikasi yang berjalan secara terus menerus. Misalnya, Facebook. Kenapa kalo buka Facebook gak perlu refresh? Karena di belakang, RAM mengupdate Facebook secara otomatis. Nah itu baru facebook. Bayangkan beberapa apps jalan semua. Twitter, Whatsapp, Yahoo Messenger, Mail, Google Play Update / Appstore Update, Sinkronisasi jam, dll. Beberapa diantaranya termasuk dasar pada sistem sehingga tidak bisa dimatikan kecuali di-root atau jailbreak.
Semakin tinggi versi, semakin besar RAM yang dibutuhkan. Android J tentu saja membutuhkan RAM lebih besar daripada Android F. Begitu pula dengan iOS. RAM yang lebih besar, artinya semakin banyak program yang bisa dijalankan di belakang. Semakin lancar pula OS bekerja.
Jika kamu beli tablet dengan Android 2 (F atau G), pastikan kamu punya RAM (atau sering dicatat sebagai memori) 512MB. Android 3 dan 4 (H, I dan J) pastikan memorinya 1024MB atau 1GB. Kurang dari itu, lebih baik cari merek lain.
CPU dan GPU
Animasi itu indah, yang paling indah adalah animasi animasi di iOS. Tapi itu dulu. Sekarang Windows dan Android menikmati animasi di antarmukanya yang nggak kalah keren dengan iOS. Semua itu bisa dinikmati berkat adanya GPU, alias Graphic Processing Unit.
Keberadaan GPU ini sering dibesar besarkan dalam paket penjualan. Dengan tulisan gede, sebuah tablet biasanya mengklaim “BISA MAIN GAME 3D”. Pertanyaannya, benarkah? Selanjutnya, which game? Pada zaman dahulu kala, sebuah tablet akan laku keras apabila bisa menjalankan Angry Birds. Game burung marah yang terkenal itu menjadi standar layak dan tidaknya sebuah tablet dibeli. Gak bisa jalanin burung marah, no deal.
Sekarang, tablet yang baru, pasti bisa jalanin burung marah. tapi belum tentu bisa jalanin game 3D terbaru.
Sekarang, gini pertanyaannya. Untuk apa kamu beli tablet? Main game? Really? Jika kamu pengen main game di tablet, gw sarankan hanya dan hanya pilih iPad dan Windows 8 (bukan RT). Pengalaman ngegame di iPad jauh lebih baik daripada Android, begitu pula Windows 8 yang memang punya game library sejak jaman XP (bahkan 98, I still play rollercoaster tycoon you know…). Jangan beli Android hanya untuk main game. Gw lebih menyarankan PS Vita atau Nintendo DS sebagai handheld game gadget. Why? That’s for next episode. Baterai.

1 comment:

  1. saya termasuk gaptek dalam hal teknologi tablet. paling tidak ulasan2nya bisa membantu saya memahami. trims.

    ReplyDelete

Apa yang kamu pikirkan tentang post diatas? Omongin aja, jangan malu malu.

Tapi...
- Ga terima iklan colongan, komen yang bener dan sesuai dengan artikel.
- Kualitas diatas kuantitas, gw gak bisa terima komentar 'one liner' yang cuma buat masang URL
- Gak ngerti artikelnya, gak usah komen.
- be nice, gw gak ngomersilin blog ini, jadi jangan manfaatin blog ini buat tawarin diri/barang lo.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...