Friday, May 26, 2006

Mengapa Aku Memilih...

Kemarin... sebenernya nggak kemarin2 banget sih, john doe ngobrol sama
aku panjang lebar liwat telepon. yah ada lah 41 menit sekian detik. dia
sempet tanya: apa sih yang aku cari dari militer/polisi?

Well... aku sempet terhenyak ditanya seperti itu. bukannya aku nggak tau
jawabannya. tapi jawabannya kompleks sekali. yang pasti, nggak hanya
sekedar seks.

aku bisa bilang suka mil/pol, nggak melulu ukuran fisik. di undercover
id banyak yang melihat militer dari segi fisiknya doank. aku? nggak,
bahkan yang ndut ndut pun aku lirik. asal bukan mil/pol ga keurus aja.
soalnya ada beberapa mil/pol yang seperti nggak terawat. dan... i hate
rambut ikal. jiakakaka...

almarhum suami memberikan aku segalanya, ya, bisa dibilang segalanya.
walaupun dia nggak memberikan yang satu itu. dia memberikan semua yang
aku inginkan. bukan duit lho pastinya.

ada rasa sakit yang mendalam. ya aku menginginkannya. ketika almarhum
meninggal... dalam dinas... aku merasakan sakit yang luar biasa. sakit
bahwa aku telah sendiri. walaupun aku siap, sakitnya masih tak
tertahankan. tapi rasa sakit itu, sepertinya... membahagiakan aku. bukan
masalah meninggalnya, tapi ada rasa bangga, aku sudah memberikan
kebahagiaan padanya hingga saat saat aku lost contact.

ada rasa senang dan ada rasa bangga, ketika kutelepon dia mengatakan
"aku sedang razia, malam ini kami dapat...". terima kasih tuhan. dia
masih hidup, dia kembali menjadi pahlawan, setidaknya di hatiku. dia
memberantas kejahatan. yang walaupun kata orang sepele, tapi aku lebih
suka dia mengerjakan itu. aku malah takut kalau dia mengerjakan kasus
korupsi. aku takut dia tergoda...

ada rasa tegang, ketika dia mengatakan, jangan ditelepon, beberapa hari
aku akan dinas ke pedalaman. oh, apakah dia akan kembali dengan selamat?
apakah dia, apakah dia... dan berkali kali apakah dia....

yang pasti, mempunyai... suami, bisa dibilang begitu, dari kepolisian
ataupun dinas militer. dapat menumbuhkan rasa patriotisme. nggak
percaya? coba aja. asal hubungan dilandasi suka sama suka, sayang sama
sayang, lama lama kamu akan sebel dengan yang namanya mahasiswa yang
selalu bentrok dengan aparat, buruh yang hampir setiap demonya selalu
anarkis, dan yang kena timpuk pasti tamtama tamtama muda.

semua rasa campur aduk ketika kamu menikmati enaknya mempunyai pasangan
seorang polisi atau tentara. kalau kamu hanya merasakan enak di pantat
atau kon**l nya aja, berarti kamu hanya suka sex nya aja. bukan suka
keseluruhan.

nggak percaya? coba aja... bener ga john?

--
Adi D. Jayanto
"Small chance could move the world"

No comments:

Post a Comment

Apa yang kamu pikirkan tentang post diatas? Omongin aja, jangan malu malu.

Tapi...
- Ga terima iklan colongan, komen yang bener dan sesuai dengan artikel.
- Kualitas diatas kuantitas, gw gak bisa terima komentar 'one liner' yang cuma buat masang URL
- Gak ngerti artikelnya, gak usah komen.
- be nice, gw gak ngomersilin blog ini, jadi jangan manfaatin blog ini buat tawarin diri/barang lo.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...