Tuesday, June 6, 2006

Mediacare... beurat...!!!

> Apakah Anda punya kepekaan sosial, wahai yang mengaku pendukung partai yang jelas-jelas busuk, kawan?
>
> Silakan klarifikasi langsung ke rumah beliau, sekaligus takziah kepada keluarga beliau, kalau Anda menganggap itu penting. Itu lebih smart, sopan dan tidak menunjukkan sikap social idiocy. Saya tidak punya waktu untuk memenuhi permintaan ridiculous Anda.
>
> Penjelasan saya terakhir tidak dimuat oleh moderator milis mediacare yang sangat-sangat one-sided. Jadi cuma saya kirim ke beberapa rekan. Silakan juga coba minta penjelasan saya ke moderator (Radityo) tentang masalah ini. Saya tahu karena menyuarakan yang berbeda dari mainstream mediacare yang gemar menghujat Islam dan umat Islam, saya tampaknya di-banned.
>
> I just don't care, tanggungjawab saya untuk mengimbangi informasi di mediacare selesai.
>
> Selamat berdiskusi one sided di mediacare, dan selamat mendukung partai busuk kesayangan Anda itu. Tolong hasil korupsi partai Anda itu nanti direkap ya, biar tahu jumlah total kebusukannya secara kuantitatif.

email diatas ditulis oleh Panda yang Bijaksana. well... mana ada sih
panda yang bijaksana? well... let's forget his name.

eniweiiiiiii... aku tertarik pada paragraf keempat tulisang panda.
"tanggung jawab saya untuk *mengimbangi* informasi di mediacare
selesai." ada pernyataan besar. apa sih yang disebut dengan keseimbangan
informasi? apakah hanya dengan mencover-both-side keseimbangan akan
terjadi? rasanya enggak banget.

sama saja terasa rcti berbeda dengan sctv berbeda dengan metro tv
berbeda dengan trans tv berbeda dengan indosiar berbeda saaaaangat jauh
dengan bbc world. contoh yang paling dekat, lagi "in" saat ini, timor timur.

rcti mengambil pendekatan "menyalahkan" seakan menekankan menyalahkan
rakyat timor leste kenapa pada jajak pendapat memilih untuk merdeka.
sctv mengambil pendekatan dengan dingin, berita satu aja, paket, beres.
metro tv lebih menekankan ke jalur politiknya, biasa, mungkin jadi
mainan surya paloh. indosiar, cuma seperti ingin mengisi slot beritanya
yang kosong. apalagi aku sudah lama nggak setuju dengan cara anchor
indosiar membacakan beritanya. kedengeran lemes, ga bertenaga, beda
dengan yang sejenis, sonora. bbc? jangan tanya, walaupun hanya masuk
"asia today", "the world" dan "the world today". tampaknya beritanya
cukup komperhensif. ga melebihkan, ga menyalahkan.

kembali ke masalah panda, yang mempertanyakan keseimbangan informasi
yang ita dapat dari mediacare. seimbang, arti kasarnya tidak berat
sebelah. aku malah sering melihat informasi yang berat sebelah dari
panda ini. he's always behind pks. well, aku nggak mau mempertanyakan
sda main apa antara dia dan pks. tapi, darimana data yang dia peroleh.
apakah valid keabsahannya?

yang pasti aku ingat, indonesia tidak menganut "pembuktian terbalik"
seseorang yang menuduh seseorang melakukan kejahatan, musti mempunyai
bukti untuk memperkuat tuduhannya. seseorang yang pernah melontarkan
pernyataan, apalagi tanpa cmiiw (correct me if i'm wrong), musti
mempunyai cukup bukti dan fakta tertulis untuk memperkuat pernyataan
yang dilontarkannya.

suatu perkara, misalnya kematian relawan. untuk partai apapun, berarti
saatnya mempolitisir, ga peduli nama partai jadi baik atau malah jadi
buruk. namun dengan milis "sekelas" mediacare, satu kata salah, bisa
menjadi celah siapapun untuk medebat.

ada yang bilang dua relawan meninggal, satu dari lsm, satu dari partai.
sayangnya panda ini bilang "lsm ini anggotanya ya anggota partai x
juga". ketika dipertanyakan darimana dia dapat data demikian? dia hanya
bisa menjawab seperti diatas.

aku memahami sekarang. mediacare adalah milis keras. siapa tak tahan
panas kupingnya akan segera nomail, atau unsub. aku sekarang jarang
melihat post dari Mohamad Irwan Harahap. dia dengan "berani"nya memakai
domain XL dan memposting hal hal yang berbau politik.

aku masih berpendapat wajar jika denny sakrie selalu mengirim sampah ke
inbox. tapi aku menganggap tidak wajar mirwan menggunakan domain xl,
untuk mengepost hal hal yang berbau politik. lama lama, aku jadi ragu,
jangan jangan xl adalah milik partai tertentu. bukan milik Telekom
Malaysia. hm...

keseimbangan informasi memang tidak selalu terjadi. selalu ada bias.
namun bagaimana cara kita untuk meminimalisir biasnya itu yang penting.

--
Everybody would like to feel good. And have a goal in life, right? An
important goal.
Living for somebody.

Andrej Koymasky - Writings From A Prison Ch.6
--
*Adi D. Jayanto* <adjayanto@gmail.com>
2006

No comments:

Post a Comment

Apa yang kamu pikirkan tentang post diatas? Omongin aja, jangan malu malu.

Tapi...
- Ga terima iklan colongan, komen yang bener dan sesuai dengan artikel.
- Kualitas diatas kuantitas, gw gak bisa terima komentar 'one liner' yang cuma buat masang URL
- Gak ngerti artikelnya, gak usah komen.
- be nice, gw gak ngomersilin blog ini, jadi jangan manfaatin blog ini buat tawarin diri/barang lo.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...