Friday, August 18, 2006

Kok... jadi menangis lagi?

Hari ini... adalah hari kemerdekaan Indonesia yang ke 61. sejak malam
harinya, aku patroli ke gasibu, ini berkat kebodohan (atau kemalasan,
atau ketidak tertarikan) seorang yang kutemui di chatting.

dengan stupidnya dia bilang, "hari ini sih saya nggak berencana menemui
kamu, cuma karena kamu *minta* ketemuan makanya saya temui kamu, tapi
saya nggak punya acara untuk kamu, kalau tadi malam sih ada." you say
what???

jadi simpelnya gw yang harus buat acara. secara gw cuma bawa duit 20
ribu, secara pula, dia yang kemarin duluan ngajak ketemu! whatever...
that stupid man! i will not ever call him again. so stupid. kalau
misalnya nggak tertarik dengan bodiku ya tinggalkan saja daku disitu?

situ ok? jijik deh...

akhirnya, demi memuaskan hasrat, aku naik ke gasibu, disana ada aldo
maholtra, ada... seseorang... ada... seseorang... ada... seseorang...
ada... robi. hewhewhew. saking banyaknya muka dikenal di gasibu, gw jadi
nggak kenal satu satu secara detail.

setelah perbincangan intensif di gasibu, aku digaet salah seorang
penghuni. dia mau main isep isepan. ok gw layani. secara gw juga rada
"hot" sama dia. anyway... tadinya kita bakal ke kawasan utara. tapi
kawasan itu sama sekali nggak aman. so kita pindah... ke mana lagi kalo
bukan ke cilaki.

sampai di cilaki... kita main biasa... tak perlu diceritakan lah ya...
tapi yang pasti, ga ada anal seks. yang menarik, seseorang bilang,
beberapa jam sebelumnya ada polisi berseragam turun ke cilaki dan nanya
KTP masing masing. aku belum ada disana waktu itu.

selesai "bebenah" aku pulang, namun hatiku berkecamuk. polisi itu
mengingatkan kami, kalau di cilaki sering ada laporan masuk tentang
kejahatan.

aku menangis dalam hati. sudah lama sekali aku tidak peduli dengan yang
namanya keamanan. mungkin... sejak abang pergi aku jadi careless. pergi
ke sumatera sendirian, ke palembang dan sekayu yang katanya orangnya
ganas ganas. tapi gw ga mendapatkan apa apa. maksudnya gw ga mendapat
ancaman apapun dan percobaan kejahatan apapun. mungkin... seperti yang
aku katakan kepada mas anis. aku kebal, terhadap percobaan kejahatan.

dulu biasanya, setiap ada perayaan sesuatu, idul fitri, natal, musim
liburan. aku cemas, memikirkan keamanan negara. apa yang akan diperbuat
teroris untuk mengganggu tidur abang ghaki. jangan jangan dia harus
bangun dengan segera dan menerima panggilan tugas yang tidak menyenangkan.

aku diam diam menangis. aku rindu ketika aku mengirimkan sms pagi pagi,
menanyakan apakah disana "aman dan terkendali", apakah abang bisa tidur
nyenyak, dan lain lain.

aku rindu akan rasa... ketidak-amanan akan kehilangan orang yang aku cintai.

i miss u... ghaki romeo.

merdeka.

--
Everybody would like to feel good. And have a goal in life, right? An
important goal.
Living for somebody.

Andrej Koymasky - Writings From A Prison Ch.6
--
*Adi D. Jayanto* <adjayanto@gmail.com>
2006

1 comment:

  1. -=iamsureyouknowme=-8/18/06, 3:15 PM

    what a nice day..
    hari itu gw kan juga nanyain kamu tentang sebuah perusahaan manufaktur.
    malemnya kamu lanjutin ke gazebu ya...
    what a easy way to get 'sumthin'.

    your story make me curious more abiut you...
    so adventure

    -=iamsureyouknowme=-

    ReplyDelete

Apa yang kamu pikirkan tentang post diatas? Omongin aja, jangan malu malu.

Tapi...
- Ga terima iklan colongan, komen yang bener dan sesuai dengan artikel.
- Kualitas diatas kuantitas, gw gak bisa terima komentar 'one liner' yang cuma buat masang URL
- Gak ngerti artikelnya, gak usah komen.
- be nice, gw gak ngomersilin blog ini, jadi jangan manfaatin blog ini buat tawarin diri/barang lo.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...