Tuesday, June 20, 2006

ujian nasional

ngelihat hasil ujian nasional nak nak smu kemarin aku sedikit terkaget kaget. hasilnya nggak seperti yang "diharapkan". banyak sekali nak anak yang lulus dengan nilai yang sedemikian tinggi. seharusnya nggak demikian.

tapi ngelihat hasil kemarin. entah kenapa, aku nggak yakin itu hasil murni anak anak. pasti ada "campur tangan" guru gurunya. nggak kayak gw dulu donk. ujian nasinal gw murni hasil kerjasama anak anak. ga ada satu gurupun yang terlibat di dalamnya... hehehehe...

alhamdulillah. mudah mudahan kalian semua lulus ya adik adikku... jangan seperti kakak. 13 orang seangkatan kakak dulu ga lulus. 8 orang malah dari kelas kakak. hahaha.. whatever...

sutra lah. mending udah lulus...

ngomong ngomong soal lulus, aku kok kayaknya masih males meluluskan diri dari bangku kuliah yak? males aja gt loch... ya males nulis, males pkl. heheh... ga tau kenapa. kayaknya sih gara gara ga ada kepastian untuk dapet kerjaan setelahnya.

nu udah mulai bikin outlin kemarin, sedangkan gw masih males males walau udah ada 2 tawaran dari sctv maupun solopos radio. hm... kayaknya masih ngebet ke kalimantan atau astro nich... erwin sich... ngambil jatah gw di astro...

Friday, June 16, 2006

Life is a roller coaster... isn't it?

hidupku emang udah kayak roller coaster. dan tebak siapa yang bikin
hidup gw kayak roller coaster? yep my new husband want-meant-to-be.
opan. gimana nggak, dua hari aku nungguin berita dari dia yang bikin
jantung copot. tiba tiba aja dia menghapus semua friend di friendsternya
dengan sukses. yak ampun... salah apa gw!!!

gw yang ngambil paket langsung down nggak berselera ngapa ngapain selama
10 menitan. klik diem... menunggu harus gimana. baru kepastian dia hari
ini setelah aku miscall sekitar jam 9 malam. ternyata memang benar apa
yang dikatakan mus. dia menutup accountnya karena ada yang make...
fuih... hampir deh jantung copot... ehm... ah sudahlah... lebih baik
membahagiakan diri saja... dengan husband want meant to be... opan!!!

--
Adi D. Jayanto
"Small chance could move the world"

Tuesday, June 13, 2006

sms bersejarah

bang opan... baru beberapa hari kukenal. dia menjanjikan sesuatu yang berbeda sejak awal. ya, aku dan dia rencananya akan berhubungan keras artinya master and slave, submissive dan dominant. tampaknya hal itu bakal jadi kenyataan banget. beberapa hari yang lalu aku sms bang opan, mancing dikit, biasa... heheh... ternyata jawabannya cukup dalem dan ngena banget di hati. aku jadi mikir ulang.

hm...

"bang, lagi apa, aku udah rindu banget nih, pengen disiksa, dicambuk, diperkosa. horny banget nih." simple kan? tapi jawaban bang opan sama sekali nggak simple.

"di, selama abang di medan, kamu isi dengan kegiatan positif, orang dewasa selalu bisa menunda keinginannya."

degg... aku kaget, bang opan ngomong seperti itu. aku langsung deg degan, bagaimana ini... ternyata aku nggak bisa memperlakukan bang opan sama seperti bang ghaki atau si viker. beda sekali. kalo aku bisa bilang, he's really matured man. ajakanku untuk ngesex kepada bang ghaki biasanya dibalas dengan sesuatu yang mesra. ajakan sex sama viker dibalas dengan janjian. tapi ajakan sex dengan bang opan?

tampaknya bang opan, entah benar benar serius, atau cuma mengetesku saja. jika dia benar serius denganku, i just wishing... my dreams will be come true...

walaupun jauh, aku merasa dia mulai mengontrol diriku. aku tak bisa bergerak bebas. entah kenapa. tapi aku... suka, aku memang suka dikontrol seperti ini. bagian dari hatiku mengatakan, turuti.

hari demi hari, apalagi setelah sms "bersejarah" itu, aku makin merasakan kehadiran dia di hatiku. dia selalu berkata, jangan banyak berharap. tidak, aku tidak akan banyak berharap. karena harapanku cuma satu, memenangkan hatimu untuk memiliki diriku. tapi aku juga tak boleh banyak berharap. siapa tahu nanti setelah ketemu bang opan menolakku.

aku sudah siap untuk hal itu, walaupun aku berharap itu nggak akan pernah terjadi. artinya kami bersama sampai... well... sekali lagi maut memisahkan kami. hiks...

gbu bang opan...

Wednesday, June 7, 2006

It's time to change!!!!

hari ini... hampir 5 bulan aku menjomblo, menutup hatiku dari terpaan
dan godaan untuk mengenyam cinta. seorang lelaki datang untuk meluluhkan
hatiku.

Namanya Opan.

kalau anda ngira Opan adalah orang jawa, berarti ada harus dioven. plis
deh! mana ada opan orang jawa? Opan, calon suamiku yang baru berasal
dari pulau seberang, lagi? iya, pulau sumatera lagi. Opan berasal dari
medan. kuliah di bandung. jangan tanya marganya, karena gw belum mau
kasih tau ke elu elu pade. ntar lu semua ngiri lagi... hahaha...

kayaknya kebahagiaan mulai menyelimuti. aku sudah mulai bisa tersenyum
sendiri lagi. bahkan bayangan almarhum suamiku ghaki romeo perlahan
mulai terganti dirinya.

saatnya untuk berubah. ghaki, terima kasih kamu telah memberikan yang
terindah dalam hidupku. aku sayang pada dirimu. tapi saat ini saatnya
berubah, kehidupanku harus berjalan terus. kau selalu ada di hatiku.

Opan, selamat datang di kehidupanku yang kompleks, sudah siap untuk
meraih titel "setia" bersamaku? i hope you'll get it with me...

i love you...

--
Adi D. Jayanto
"Small chance could move the world"

Tuesday, June 6, 2006

Mediacare... beurat...!!!

> Apakah Anda punya kepekaan sosial, wahai yang mengaku pendukung partai yang jelas-jelas busuk, kawan?
>
> Silakan klarifikasi langsung ke rumah beliau, sekaligus takziah kepada keluarga beliau, kalau Anda menganggap itu penting. Itu lebih smart, sopan dan tidak menunjukkan sikap social idiocy. Saya tidak punya waktu untuk memenuhi permintaan ridiculous Anda.
>
> Penjelasan saya terakhir tidak dimuat oleh moderator milis mediacare yang sangat-sangat one-sided. Jadi cuma saya kirim ke beberapa rekan. Silakan juga coba minta penjelasan saya ke moderator (Radityo) tentang masalah ini. Saya tahu karena menyuarakan yang berbeda dari mainstream mediacare yang gemar menghujat Islam dan umat Islam, saya tampaknya di-banned.
>
> I just don't care, tanggungjawab saya untuk mengimbangi informasi di mediacare selesai.
>
> Selamat berdiskusi one sided di mediacare, dan selamat mendukung partai busuk kesayangan Anda itu. Tolong hasil korupsi partai Anda itu nanti direkap ya, biar tahu jumlah total kebusukannya secara kuantitatif.

email diatas ditulis oleh Panda yang Bijaksana. well... mana ada sih
panda yang bijaksana? well... let's forget his name.

eniweiiiiiii... aku tertarik pada paragraf keempat tulisang panda.
"tanggung jawab saya untuk *mengimbangi* informasi di mediacare
selesai." ada pernyataan besar. apa sih yang disebut dengan keseimbangan
informasi? apakah hanya dengan mencover-both-side keseimbangan akan
terjadi? rasanya enggak banget.

sama saja terasa rcti berbeda dengan sctv berbeda dengan metro tv
berbeda dengan trans tv berbeda dengan indosiar berbeda saaaaangat jauh
dengan bbc world. contoh yang paling dekat, lagi "in" saat ini, timor timur.

rcti mengambil pendekatan "menyalahkan" seakan menekankan menyalahkan
rakyat timor leste kenapa pada jajak pendapat memilih untuk merdeka.
sctv mengambil pendekatan dengan dingin, berita satu aja, paket, beres.
metro tv lebih menekankan ke jalur politiknya, biasa, mungkin jadi
mainan surya paloh. indosiar, cuma seperti ingin mengisi slot beritanya
yang kosong. apalagi aku sudah lama nggak setuju dengan cara anchor
indosiar membacakan beritanya. kedengeran lemes, ga bertenaga, beda
dengan yang sejenis, sonora. bbc? jangan tanya, walaupun hanya masuk
"asia today", "the world" dan "the world today". tampaknya beritanya
cukup komperhensif. ga melebihkan, ga menyalahkan.

kembali ke masalah panda, yang mempertanyakan keseimbangan informasi
yang ita dapat dari mediacare. seimbang, arti kasarnya tidak berat
sebelah. aku malah sering melihat informasi yang berat sebelah dari
panda ini. he's always behind pks. well, aku nggak mau mempertanyakan
sda main apa antara dia dan pks. tapi, darimana data yang dia peroleh.
apakah valid keabsahannya?

yang pasti aku ingat, indonesia tidak menganut "pembuktian terbalik"
seseorang yang menuduh seseorang melakukan kejahatan, musti mempunyai
bukti untuk memperkuat tuduhannya. seseorang yang pernah melontarkan
pernyataan, apalagi tanpa cmiiw (correct me if i'm wrong), musti
mempunyai cukup bukti dan fakta tertulis untuk memperkuat pernyataan
yang dilontarkannya.

suatu perkara, misalnya kematian relawan. untuk partai apapun, berarti
saatnya mempolitisir, ga peduli nama partai jadi baik atau malah jadi
buruk. namun dengan milis "sekelas" mediacare, satu kata salah, bisa
menjadi celah siapapun untuk medebat.

ada yang bilang dua relawan meninggal, satu dari lsm, satu dari partai.
sayangnya panda ini bilang "lsm ini anggotanya ya anggota partai x
juga". ketika dipertanyakan darimana dia dapat data demikian? dia hanya
bisa menjawab seperti diatas.

aku memahami sekarang. mediacare adalah milis keras. siapa tak tahan
panas kupingnya akan segera nomail, atau unsub. aku sekarang jarang
melihat post dari Mohamad Irwan Harahap. dia dengan "berani"nya memakai
domain XL dan memposting hal hal yang berbau politik.

aku masih berpendapat wajar jika denny sakrie selalu mengirim sampah ke
inbox. tapi aku menganggap tidak wajar mirwan menggunakan domain xl,
untuk mengepost hal hal yang berbau politik. lama lama, aku jadi ragu,
jangan jangan xl adalah milik partai tertentu. bukan milik Telekom
Malaysia. hm...

keseimbangan informasi memang tidak selalu terjadi. selalu ada bias.
namun bagaimana cara kita untuk meminimalisir biasnya itu yang penting.

--
Everybody would like to feel good. And have a goal in life, right? An
important goal.
Living for somebody.

Andrej Koymasky - Writings From A Prison Ch.6
--
*Adi D. Jayanto* <adjayanto@gmail.com>
2006

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...