Friday, October 9, 2009

Blokir Bandara? Hadapi Angkatan Udara.

Menurut salah satu anak perusahaan detik.com yaitu detikHOT.com, FPI bakal memblokir bandara jika Miyabi nekat datang ke Indonesia. Lebih lanjut baca disini

Atau biar gampang, mending gw kopi paste aja kali yak…

Ngotot Datangkan Miyabi, FPI Ancam Blokir Bandara

Jakarta Rumah produksi Maxima Pictures tetap bersikukuh akan membuat film 'Menculik Miyabi'. Jika Miyabi ngotot datang ke Indonesia, Front Pembela Islam (FPI) bersumpah akan memblokir Bandara Soekarno-Hatta.

"Kalau dia datang, kalau perlu bandara Soekarno-Hatta kita blokir," teriak Ustad Abdurrahman Jaelani dalam orasinya yang disambut pekik takbir demonstran FPI, Jumat (9/102009).

Abdurrahman yang juga anggota FPI menambahkan Miyabi sebagai perusak moral bangsa. Yang membuat filmnya pun demikian.

"Pokoknya kita tolak artis Indonesia itu, eh maaf darimana tadi? Oh yah kita tolak artis asal Jepang itu," cetus Abdurrahman Jaelani.

Hadepin tuh, Angkatan Udara

FPI sinting ini emang otaknya kosong. Kenapa? Seharusnya kalo mau ngeblokir sesuatu, liat dulu siapa yang berkuasa disitu. Nah sekarang, siapa yang paling “berkuasa” di Bandara Udara?

Jawabannya, tiada lain dan tidak bukan adalah Angkatan Udara.

Bandara merupakan domain internasional, reperesentasi di sebuah negara. Bandara adalah sebuah gerbang besar untuk masuk dan keluarnya WNI dan WNA, termasuk juga yang dijunjung tinggi oleh para anggota FPI keparat itu, teroris. Bandara juga merupakan objek vital yang penting, tidak hanya bagi keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia, tapi juga bagi pertahanannya.

Jadi wajar saja apabila otoritas tertinggi di bandara bukan lagi hanya Kepolisian, tapi sudah Angkatan Udara.

Lho, bukannya kalau misalnya di Jakarta itu ada Halim sebagai “bandara militer”? Tidak. Soekarno Hatta seperti juga ex bandara Kemayoran adalah bandara “backup” jika terjadi sesuatu dengan Halim. Prioritas keamanan adalah nomor 1 di semua bandara.

Jadi, kalau FPI berani ngeblokir bandara, atau jalan menuju bandara, maka dia akan langsung berhadapan dengan TNI Angkatan Udara. Hukumannya tentu saja luar biasa berat, bahkan untuk kasus kasus kecil. Apalagi kalau misalnya mereka memaksa masuk ke runway.

Kalau misalnya Miyabi turun di Bali? Ah FPI sih kacangan, beraninya main keroyokan. Disabet sama pecalang Bali paling udah ngacir duluan. Kita liat aja nanti sesumbar si ustad sinting dari FPI ini.

1 comment:

  1. Lho ..... kan miyabi sudah lama ada di Indonesia .... he he he ...
    iseng bener mau nutup bandara, gak ada gawean lain apa ....

    ReplyDelete

Apa yang kamu pikirkan tentang post diatas? Omongin aja, jangan malu malu.

Tapi...
- Ga terima iklan colongan, komen yang bener dan sesuai dengan artikel.
- Kualitas diatas kuantitas, gw gak bisa terima komentar 'one liner' yang cuma buat masang URL
- Gak ngerti artikelnya, gak usah komen.
- be nice, gw gak ngomersilin blog ini, jadi jangan manfaatin blog ini buat tawarin diri/barang lo.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...