Saturday, October 17, 2009

Ih, Jakarta Jorok Deh!

Menurut laporan dari WHO (yang gw belum nemu di sebelah mana laporannya), Jakarta adalah Kota Terjorok Sedunia ke-3. Selamat?

Seperti berita yang ditulis oleh beberapa media massa, tar gw kopi paste dulu…

WHO menetapkan Jakarta sebagai kota terjorok ketiga di dunia setelah Kota Meksiko dan Bangkok (Thailand) dengan tingkat polusi yang sangat buruk. Dan, kontribusi gas buang kendaraan bermotor sebagai sumber polusi mencapai 70 persen.

Suara Karya

Gw jadi berpikir, apa sih yang disebut jorok? Apakah jorok hanya diukur dari kualitas udara aja? Atau ada faktor lain yang bisa men-justify kalau sesuatu jorok atau enggak.

jo·rok a 1 kotor; 2 cemar; 3 ki cabul;
pen·jo·rok n 1 orang yg jorok (cabul); 2 pengotor;
ke·jo·rok·an n sifat jorok; kecabulan; kekotoran: ~ itu disebabkan oleh kurangnya pendidikan kesusilaan

Kamus Besar Bahasa Indonesia

Ternyata KBBI pun belum jelas dengan arti kata jorok. Ada 2 sub-lema Jorok, yang satu berhubungan dengan kesusilaan, yang satu berhubungan dengan kebersihan.

Kalo joroknya soal kebersihan, Kota Bandung juga (dulu) pernah punya masalah yang sama. Setelah longsor sampah yang terjadi di TPA Leuwigajah, Bandung otomatis tidak punya tempat sampah raksasa lagi. Sampah menggunung si semua titik kota. Bahkan di tempat tempat yang biasanya bersih dari sampah, kini mulai tercium bau bau tak sedap.

Gw ingat ketika berjalan di daerah Tamansari waktu itu, huff… baunya luar biasa. Dulu keluarga menyiasati dengan memisahkan sampah organik, sampah dapat dibakar dan sampah beracun. Sampah organik terpaksa kami buang ke sungai, mudah mudahan langsung terurai. Sampah yang dapat dibakar kami bakar beserta sampah RT, dan sampah yang beracun seperti styrofoam terpaksa menunggu untuk diangkut. Karena saya tak tahu siapa yang bisa merecycle sampah seperti ini.

Jorok menurut gw nggak hanya monopoli sampah semata. Ada banyak kejorokan lain yang sudah “umum” dilakukan masyarakat Indonesia. Dari buang sampah sembarangan, meludah, nempelin permen karet di bawah kursi, pipis di pinggir jalan, sampai… pup + mandi + nyuci di sungai.

Wajarkah kalau Jakarta dibilang kota terjorok? Wajar. Semakin wajar kalau semua aspek tadi diangkut dalam poin penilaian. Kalau cuma dilihat dari udaranya sih, tentu saja Jakarta bisa menjadi kota terbersih ke sekian. Bantahan yang dibuat oleh pemda DKI yang bilang, kualitas udara Jakarta cukup baik tidak bisa melepas begitu saja titel “jorok” pada Jakarta.

Begitu pula titel “kota sampah” yang sempat disandang Bandung beberapa tahun yang lalu, butuh waktu lama dan kerja keras untuk memperbaikinya. Sebagian besar sudah bersih, tapi tetap saja sebagian besar tetap jorok. Apalagi, Bandung belum memiliki tempat sampah gede yang pasti.

Jadi… apakah anda pikir Jakarta adalah kota yang jorok?

No comments:

Post a Comment

Apa yang kamu pikirkan tentang post diatas? Omongin aja, jangan malu malu.

Tapi...
- Ga terima iklan colongan, komen yang bener dan sesuai dengan artikel.
- Kualitas diatas kuantitas, gw gak bisa terima komentar 'one liner' yang cuma buat masang URL
- Gak ngerti artikelnya, gak usah komen.
- be nice, gw gak ngomersilin blog ini, jadi jangan manfaatin blog ini buat tawarin diri/barang lo.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...