Thursday, October 8, 2009

Rumah Makan Prasmanan

Siapa setuju tentang image rumah makan prasmanan yang ga gitu bagus,
below standard. dan harga yang kemahalan.
Pertama, bedakan dulu antara rumah makan prasmanan dan warung tegal
yang kadang kdang bisa ngambil sendiri juga. Dan yang kedua, tipe
rumah makan prasmanan yang sedang saya omongin disini adalah rumah
makan prasmanan yang di "pinggir jalan", yang sering disinggahi oleh
bus malam, yang mungkin anda lewati ketika mudik kemarin.
Most of them are horrible. Pengalaman saya makan di rumah makan
prasmanan khusus bus itu melibatkan 3 hal, makanan yang diangetin
berulang kali, rasanya nggak gitu enak (kalo nggak mau dibilang sangat
kurang rasa), dan harga yang kelewat mahal. Misalnya, ketika saya
pulang untuk pemilu presiden bulan juli lalu. Saya naik bus Budiman
yang biasa berhenti di rumah makan "P", menyediakan makanan prasmanan
yang bisa disebut sangat apa adanya. Saya mengambil sekerat daging,
dan sesendok sayur asem. Total kerusakan yang terjadi sangat luar
biasa untuk ukuran saya, 18ribu.
Tapi, tentu saja tidak semua rumah makan prasmanan seperti itu. Dua
rumah makan prasmanan berikutnya, bisa dibilang above average kalau
untuk kelas mereka, dan average jika digabungkan dengan rating
restoran keseluruhan.
RM dan Mie Baso SR
Jl. Shortcut Rajapolah - CIhaurbeuti.
Jika anda ke jawa tengah melalui jalur selatan dan melewati shortcut
rajapolah, anda mungkin mau mampir ke SR jika lapar. SR menyajikan
makanan secara prasmanan. Tidak seperti rumah makan prasmanan yang
lain, SR menyajikannya dengan rapih, 2x saya kesana ada puluhan
pilihan menu yang tersedia, dan tentu saja, free lalapan. Dengan rasa
yang medium, dan nggak bikin enek, makan disini bisa dibilang
pengalaman yang melancarkan perjalanan.
Kalau saya bilang ada Mie Baso, yang datang bukan mie baso yang asal
asalan. Dagingnya lembut dan mie-nya tampak dibuat sendiri, bukan mie
kuning hasil pabrik. Tersedia juga dalam varian yamin. Total kerusakan
yang terjadi bahkan terbilang dibawah rata rata. Bayangkan jika saya
bertiga dengan kakak2 makan dengan kurang lebih 8 macam item, termasuk
di dalamnya Sop Buntut, hanya menghabiskan 59ribu diluar minuman. Oh
iya, satu catatan, seperti juga restoran prasmanan lainnya, nasinya
dihitung flat 3.500/piring.
Tamansari
Majenang
Lebih ke timur sedikit selepas Majenang ke timur, ada Tamansari.
Seperti namanya, Ada taman disini. Kalau anda bawa anak, ada baiknya
anda kesini agar anda bisa melepas anak anda di taman yang tidakbegitu
luas tapi cukup untuk anda sedikit meluruskan kaki. Tamansari adalah
rumah makan taman prasmanan. Boothnya, seperti rumah makan taman
lainnya, lesehan.

Ketika saya mengunjungi tamansari, saya dihadapkan lagi lagi pada
puluhan makanan siap saji, notable disini adalah Semur Jengkol yang
dipesan oleh kakak saya. Sangat jarang tersedia menu jengkol di rumah
makan prasmanan. Total kerusakan yang terjadi pun tidak jauh berbeda
dengan SR, hanya sekitar 60ribuan, saya lupa pastinya. Tapi kali ini
belum termasuk pajak dan sudah termasuk 2 gelas juice. Overall, rumah
makan ini, cocok untuk anda yang bawa anak, dan mau makan makanan yang
nggak bikin cape hati setelah anda membayarnya.

Bagi saya, sangat sulit mencari rumah makan prasmanan yang nggak bikin
sakit hati setelah membayarnya, dua rumah makan prasmanan diatas,
meskipun rasanya tidak terlalu istimewa, bisa memenuhi kebutuhan
primer saya, sembari tidak bikin saya memikirkan terus "keburukan"
servis mereka sepanjang sisa perjalanan.

Update untuk post ini tersedia di sini

No comments:

Post a Comment

Apa yang kamu pikirkan tentang post diatas? Omongin aja, jangan malu malu.

Tapi...
- Ga terima iklan colongan, komen yang bener dan sesuai dengan artikel.
- Kualitas diatas kuantitas, gw gak bisa terima komentar 'one liner' yang cuma buat masang URL
- Gak ngerti artikelnya, gak usah komen.
- be nice, gw gak ngomersilin blog ini, jadi jangan manfaatin blog ini buat tawarin diri/barang lo.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...