Friday, October 2, 2009

Telat Gitu? Kayaknya…

Artikel ini bukan mengupas tentang cewek hamil (terlambat datang bulan)!

Yang namanya telat itu bikin bete. Sesimpel apapun ketelatan itu, menjadikan kita miserable + misuh misuh. Segalanya jadi berantakan, serasa nggak ada yang bener!

Hari ini gw akan posting pendek aja, mau misuh–misuh soal, apa lagi kalo bukan harga barang-barang yang naik. Selain harga bahan makanan yang (agak) nurun, tapi ga gede gede amat sampe ga kerasa soalnya semua receh kembalian harus masuk celengan, yang gw lihat hari ini naik gila gilaan adalah harga DDR2.

800px-Memory_module_DDRAM_20-03-2006_resize

Sekitar agustus, tepatnya beberapa hari sebelum pindah kost memang gw ada rencana untuk mengupgrade komputer gw yang tadinya cuma punya 1GB RAM jadi ke 2,5 atau 3GB. Gw masih keukeuh menggunakan sistem operasi 32-bit dengan ram yang terbatas hingga 4Gb (<—‘b’ kecil, bukan B gede), karena keterbatasan program yang jalan di x64. Mungkin gw baru akan meng-adapt x64 nanti di Computer 3.0.

Tapi…

Pas bulan agustus dulu, harga DDR2 sedang di lowest position. Kalo nggak ada acara jebol Motherboard, sekarang udah ber-memori 3GB itu komputer. Harga si DDR2 ketika di lowest position itu sampe hanya IDR 130.000. Untuk ngupgrade ke 2x1024 hanya butuh IDR 240.000 aja.

Sekarang, kayaknya DDR2 udah discontinue. Harganya, seperti ketika DDR(1) discontinue, langsung termemek-memek dari lowest point ke highest point hanya dalam sekitar 2 bulan. Harga DDR2 1GB, yang dulunya hanya 130.000, sekarang udah di angka 190.000. Cape…

Entah berapa nanti peak harga DDR2. Tapi yang jelas, akhirnya Computer 2.5 (bukan 2.0 gara gara ngganti motherboard kemaren), memasuki masa tua-nya, semua aksesori kecuali tinggal VGA sudah nggak bisa diupgrade.

Mudah mudahan, nggak seperti Computer 1.0 yang tewas setelah 5 tahun, Computer 2.5 bisa tahan agak lamaan dikit, yah… 9 tahun misalnya.

No comments:

Post a Comment

Apa yang kamu pikirkan tentang post diatas? Omongin aja, jangan malu malu.

Tapi...
- Ga terima iklan colongan, komen yang bener dan sesuai dengan artikel.
- Kualitas diatas kuantitas, gw gak bisa terima komentar 'one liner' yang cuma buat masang URL
- Gak ngerti artikelnya, gak usah komen.
- be nice, gw gak ngomersilin blog ini, jadi jangan manfaatin blog ini buat tawarin diri/barang lo.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...