Wednesday, November 4, 2009

Do You Speak ‘Bahasa’?

Yap! itulah pertanyaan bodoh kita hari ini. Entah siapa yang memulai, tapi, that ridiculous questions wandering around the internet are really pretty stupid. Dimaafkan kalau yang ngomong adalah bule asli yang belum pernah ngomong Bahasa Indonesia. Tapi kalau misalnya yang ngomong orang Indonesia, bodoh sebodoh bodohnya…

ba·ha·sa n 1 Ling sistem lambang bunyi yg arbitrer, yg digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi, dan mengidentifikasikan diri

KBBI

Seperti yang bisa kamu lihat sendiri, bahasa adalah kata benda. Tapi Bahasa jarang sekali bisa berdiri sendiri, prinsip MD-DM harus diterapkan. Bahasa apa yang digunakan? Bahasa Indonesia, DM. ‘Bahasa’ diterangkan oleh ‘Indonesia’, dan ‘Indonesia’ menerangkan ‘Bahasa’. Kalo ribet, pake aja istilah “Bahasa yang digunakan (diterangkan) adalah yang dipakai di Indonesia.”

Yang membuat orang menjadi tampak bodoh adalah ketika hal seperti ini terjadi:

Bahasa

‘do you speak bahasa?’. What the hell are you talking about?

Saat itu gw berada di channel yang Indonesian Oriented. jadi 99% penghuninya harusnya bisa bahasa Indonesia. Tapi ketika gw ditanya, ‘bisakah kamu berbahasa?’ gw merasa sedikit tersinggung. Apakah orang yang nulis ngira kalau gw itu monyet? Jadi nggak bisa ‘berbahasa manusia’?

Please ya, siapapun yang jadi lawan bicara gw pagi ini. Bahasa means Language, Bahasa artinya Bahasa. Sesuatu yang diucapkan. Sesuatu yang keluar dari mulut. Bukan kata benda yang bisa menjelaskan ‘sesuatu yang keluar dari mulut orang Indonesia’!

Gw ada sedikit dugaan kalau semua ini dimulai dari… ehm… seperti biasa… negara tetangga yang namanya Malingsia. Mereka multietnik (tapi ga mau ngaku, jadi yang dua lagi dipressure), dan menggunakan 3 bahasa yang umum. Bahasa Melayu, Bahasa Cina, dan Bahasa Tamil.

Ketika Bahasa Cina bisa disatu-katain jadi Chinese, atau mungkin ada sebagian yang nyebut Cantonese, dan Bahasa Tamil disebut secara simpel Tamil. Maka orang malaysia bodoh menyingkat bahasa melayu menjadi “bahasa”. What a fucking stupid neighbor.

Karena rumpun bahasa yang sama, akhirnya bahasa Indonesia kebawa bawa. orang bule banyak yang menyebut Bahasa Indonesia sebagai “Bahasa”. Padahal Bahasa berarti Language alias Lingua alias Idioma, bukan Indonesian, Indonesio, Indonesisch… Memberi perngertian kepada bule lebih mudah. Tapi kalo orang Indonesia ga ngerti ngerti juga, then mereka hanyalah orang bodoh.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...