Monday, November 23, 2009

Fans Selebritis Selalu Lebih Nyolot

Sudah jadi kordat manusia kali yak? Kalo denger hal yang enggak ngenakin, maunya langsung hantem aja tanpa pandang bulu tanpa pandang masalah. Yang jadi bikin heboh, sebenernya bukan si manusia itu sendiri yang bikin heboh tapi pendukung alias “fans” manusia itu. Ketika denger pujaan hatinya dihina dicaci, spontan para fans membentuk kalo perlu pager betis - pager ayu - pager bambu buat ngelindungi si pujaan hati.

Lho kan kata agama nggak boleh “mengkultuskan” orang lain? Nah lo…

Ada satu milis, gw belum mau nyebut namanya, entah kenapa terjadi ~ apa ya ~ kalau bukan pengkultusan ~ auk ah istilahnya apa. Pokoknya intinya si member ini memposting beberapa hal yang memang bagus, dalam artian dari segi isinya semua berkualitas. Nyaris tanpa cela, bahkan gw pun agak males ngintelin orang orang seperti ini. Toh nyaris tak bercela, cela cela dikit ga papa lah. Koreksi pun biasanya dilakukan sendiri.

I Love Celebrity Gossip

Setiap member ini ngepos, semua orang bilang, bagus bagus, i like it. Wajar donk, emang gw sendiri juga bilang bagus. Yang jadi masalah kemudian ketika muncullah fans fans yang enggak penting. Apakah dunia selebiritis di milis sudah dimulai? Ya jelas sudah donk. Tanpa sadar si “star member” ini menjadikan dirinya secara perlahan lahan sebagai selebritis milis. Semua postingannya diikutin, kemudian diberi rating A+. Tak ada yang “berani” membantahnya. Yang jadi masalah, si star member ini kemudian terbentur masalah.

Ketika masalah terjadi, yang lazimnya selebritis, pasti selalu diikuti yang namanya gosip. Baik miring maupun nyengsol. Wajar donk kalau kemudian member ini dicap yang enggak-enggak? Tentu saja karena si star member hanyalah “selebriti lokal” yang enggak menganggap dirinya selebriti, pasti sibuk sendiri dengan masalahnya.

Kemudian para fans mulai merangsek mengambil alih masalah. Mereka bertanya-tanya, kemana sang selebriti pergi? Kenapa tidak meninggalkan pesan? Ketika “perwakilan” dari selebriti menjawab. “Maaf lagi ada masalah”. Dhuengg….

Ohoho… selebriti lagi ada masalah? Jelas aja makanan empuk bagi yang nggak suka. Inget, setiap koin punya dua sisi. Setiap positif ada yang negatif. Kalau ada yang memuji pasti ada yang menjelekkan.

Yang jadi problem sekarang, sang star member tak tahu dirinya selebriti. Para fans “bekerja keras” menenangkan masa (sembari menenangkan diri sendiri). Sayangnya para fans tidak dipersenjatai dengan informasi yang cukup. Yang ada hanya kabar burung. Melintas terus berkembang. Star Member yang tidak tau kalo dirinya sudah berubah menjadi selebriti ini tidak tahu, kalau diluar rumah, banyak gosip beredar tentang dia.

Apa si star member ini harus ngomong? Ada dua pilihan:

  1. Star Member bilang, saya bukan selebriti. Lu aja yang nganggap gw seleb. Jadi kalo ada gosip miring tentang gw, maaf aja, gw cuma manusia biasa. Jangan bikin gw seperti selebriti, karena gw sekali lagi, bukan selebriti.
  2. Star Member bilang, iya, saya menjadikan diri saya seorang selebriti. Jadi saya bertanggung jawab atas status ke-selebriti-an saya. Huru hara yang terjadi akan saya jelaskan.

Nah sekarang tinggal balik lagi ke para fans. Apa kamu mau bertanggung jawab ketika seseorang yang bukan selebriti, mendapatkan status selebriti kemudian mendapat masalah?

Kalo nggak mau tanggung jawab, jangan jadikan seseorang sebagai selebriti!

No comments:

Post a Comment

Apa yang kamu pikirkan tentang post diatas? Omongin aja, jangan malu malu.

Tapi...
- Ga terima iklan colongan, komen yang bener dan sesuai dengan artikel.
- Kualitas diatas kuantitas, gw gak bisa terima komentar 'one liner' yang cuma buat masang URL
- Gak ngerti artikelnya, gak usah komen.
- be nice, gw gak ngomersilin blog ini, jadi jangan manfaatin blog ini buat tawarin diri/barang lo.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...