Monday, December 14, 2009

Obama vs. Arie Hanggara vs. Mak Erot

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nugroho Notosusanto sempat membuatkan patung Arie--meski akhirnya dibatalkan--sebagai peringatan agar kasus serupa tak terulang di masa mendatang

Dekade 80

Ngomongin patung nih. Di taman menteng beberapa hari ~ eh minggu kemarin gitu? Ah baca aja beritanya sendiri disini kale yah ~ ada patung baru berdiri di situ. Namanya “Barry Dreams Come True”, diambil inspirasinya dari siapa lagi kalo bukan, Barrack Obama, presiden Amerika Serikat, yang pernah sekolah di SDN Menteng 01.

Banyak yang bilang, kok Obama? Iya yah… kok Obama sih? Emang Obama cukup penting gitu sampe dibuatin patung ~ di Indonesia? Kalo gw pikir, enggak juga tuh. Gw jadi mikir, orang / apa sih yang bisa dibuatin patung? “Anak kecil” lagi! Patung Obama itu bentuknya anak kecil yah, bukan Obama dalam bentuk dewasa seperti sekarang ini.

Versus Arie Hanggara

patungobamadalam[1]

Gw jadi keingetan sama yang namanya Arie Hanggara. Seorang anak kecil yang dulu pernah dituduh maling oleh ortunya, disiksa sampe mati. Terus dibuat film yang dibintangin sama Deddy Mizwar dan Joyce Erna. Kasus ini oleh masyarakat ditanggapi sangat luar biasa. Mungkin magnitudenya setara dengan kasus Bibit Chandra kemarin atau kasus Prita Mulyasari. Bedanya, sekarang ada Facebook, dan dulu ga ada. Asa keingetan di filmnya ada patung Arie Hanggara. Tapi selidik punya selidik, patung itu katanya nggak jadi dibuat (blog dekade80 mengkonfirmasi ini).

Arie Hanggara adalah patung simbol “kesengsaraan”. Menteri waktu itu ingin membuat patung sebagai monumen buat mengingatkan agar hal yang serupa tidak pernah terjadi lagi. Tidak jadi dibuat patung pun, kisah Arie Hanggara telah jadi “brand” sendiri soal orang tua yang kejam. Apakah dengan kesetaraan signifikan past ini yang menjadikan seseorang pantas dapet “patung”? Lalu kenapa, Barry menang dari Arie?

Barry lebih banyak berjasa di Amerika, di Indonesia, kerjaan dia cuma sekolah. Apa Barry pantas dapet patung? Nggak deh. Masih banyak orang lain yang pantes dapet patung. Ngutip seseorang, Benyamin Su’eb misalnya, budayawan betawi terkenal dengan film dan lagunya. Ali Sadikin, gubernur keras kepala yang berhasil mengatur Jakarta menjadi kota yang teratur (bandingin deh sama Fauzi Bowo).

Versus Mak Erot

Kalau misalnya sisi “dream”-nya yang menjadi tumpuan, inspirasi untuk pendirian patung Barry. Gw setuju kalau misalnya didirikan pula patung Mak Erot di Garut.

mak_erot2

Mak Erot selama ini menjadi simbol impian laki laki yang memiliki penis kecil. Mimpi mereka untuk membesarkan penisnya “dikabulkan” dengan Mak Erot. Mak Erot pun menjadi perempuan yang sangat berjasa bagi seluruh rakyat Indonesia. Bayangkan, berapa perkawinan yang diselamatkan oleh teknik pembesaran penis Mak Erot? Berapa banyak perkawinan yang nyaris runtuh gara gara sex abnromal, bisa selamat karena pertolongan Mak Erot?

Indonesia bisa berterima kasih, karena secara sosial dan psikologis, Mak Erot berhasil meningkatkan moral banyak laki-laki. Sehingga setidaknya merasa lebih jantan dan lebih pantas. Ujung ujungnya perkawinan bisa dipertahankan.

Taruh saja di SD-nya Obama!

By the way, saya setuju dengan pernyataan Ahmad Solikhin Wakasek SDN Menteng 01. Patung Barry lebih baik ditaruh di SDN Menteng 01, bukan di taman Menteng.

1 comment:

  1. Secara pribadi gw gak setuju, apa yang pernah diberikan obama ke negara kita atau sekolahnya? gak ada kan? Bagi gw dia tipe yg gak pede dengan sejarah hidupnya. Kalo gak salah, dia membantah bahwa dia pernah sekolah di pesantren kan? Bagaimana mungkin kita "mengidolakan" sosok seperti dia?

    ReplyDelete

Apa yang kamu pikirkan tentang post diatas? Omongin aja, jangan malu malu.

Tapi...
- Ga terima iklan colongan, komen yang bener dan sesuai dengan artikel.
- Kualitas diatas kuantitas, gw gak bisa terima komentar 'one liner' yang cuma buat masang URL
- Gak ngerti artikelnya, gak usah komen.
- be nice, gw gak ngomersilin blog ini, jadi jangan manfaatin blog ini buat tawarin diri/barang lo.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...