Friday, January 1, 2010

Kembang Api, Dari Anak Kecil Sampai Bayi Dewasa

Dulu waktu ku-kecil, kembang api cuma jadi mainan biasa, kalo boleh dibilang pun nggak mewah mewah amat. Air mancur yang cuma 30 detik sampe semenit. Nggak ada ledakan yang bisa bikin jantung copot. Dan nggak ada juga yang bisa bikin wooooow...

Tadi malam gw tahun baruan di tempat kakak gw kerja. Letaknya cukup lumayan. Ya… kurang lebih sekitar 800 meter diatas muka laut. Kalo dirata ratain dengan daerah di sekitarnya, gw lebih tinggi sekitar 50 hingga 100 meter. tepat di lereng gunung Manglayang.


Kebetulan pula, kantornya dua lantai. Jadi nambah lagi sekitar 5 meter tingginya. Pemandangan dari sini di siang hari lumayan menakjubkan. Nyaris seluruh muka plato Bandung kelihatan dari sini, yang nggak kelihatan itu tetangganya di sekitar Dago. Sedangkan Central dan Cities terlihat, cuma sedikit ketutupan daun daun pisang dan pohon aja. South terlihat jelas banget. What a promising location for new year fireworks.

Terbukti pada malam harinya, yang namanya kembang api terlihat nyaris di seluruh permukaan Bandung. Mungkin ini Bandung Lautan (Kembang) Api yang terjadi nyaris setiap tahun. Excellent fireworks happened everywhere. Setiap tempat berlomba untuk menampilkan kembang api sebaik mungkin, sebagus mungkin dan kalo bisa selama mungkin.

Kembang api pun berubah, dari sekedar mainan anak kecil, jadi mainan bayi dewasa.

Pyrotechnic

Adalah ilmu mengendalikan api. Alias Firebender. Bedanya dengan dengan Firebender, Piroteknik menghasilkan api tidak dari nafas atau tenaga, Piroteknik menghasilkan api yang kemudian dikontrol melalui reaksi kimia. Termasuk kemana api itu akan bergerak, apa warnanya, dan bagaimana meledaknya. Ilmu piroteknik ini ilmu mahal, hanya sedikit di dunia yang menjadi master dari ilmu Piroteknik.

Salah satu pengaplikasian Piroteknik adalah kembang api.  Setiap tahun baru, entah berapa ratus juta uang "terbakar" untuk kembang api, mercon, air mancur. Pyrotechnician yang baik akan menghasilkan show kembang api yang luar biasa, dan tentu saja dipadu dengan musik. Uang yang terbakar menjadi tidak sia sia.

Di Indonesia, masih jarang dipakai Piroteknik. Kembang api dinyalakan spontan saja, begitu saja. Habis satu, bakar yang lain. Padahal dalam Piroteknik, juga bisa menghasilkan emosi tertentu. Kalau saja banyak orang di Indonesia memakai ilmu Piroteknik, mereka bakalan tahu, kembang api itu “tidak baik” dinyalakan bersamaan. Kalo tetangga sebelah lagi nyulut, sebaiknya tahan diri aja. Nonton aja dulu. Setelah tetangga sebelah sudah selesai, atau sudah tinggal sedikit. Baru giliran kita. Kan jadi bisa lebih tahan lama tuh show-nya.

Buang duit

Yang dari dulu diomongin soal kembang api adalah buang duit. Kembang api itu enggak penting. Lho?

Kata siapa kembang api buang duit dan enggak penting? Hakikat dari fireworks show dengan piroteknik tadi adalah untuk menghasilkan hiburan. Hiburan dari sebuah liburan. Wajar aja kan kalo yang namanya liburan itu pasti buang duit?

Yang penting, kalo nyalain kembang api, hati senang, semua senang. Kalo misal setelah menyulut kembang api tidak senang, berarti itulah yang namanya buang buang duit.

No comments:

Post a Comment

Apa yang kamu pikirkan tentang post diatas? Omongin aja, jangan malu malu.

Tapi...
- Ga terima iklan colongan, komen yang bener dan sesuai dengan artikel.
- Kualitas diatas kuantitas, gw gak bisa terima komentar 'one liner' yang cuma buat masang URL
- Gak ngerti artikelnya, gak usah komen.
- be nice, gw gak ngomersilin blog ini, jadi jangan manfaatin blog ini buat tawarin diri/barang lo.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...