Monday, February 15, 2010

Kawah Yang Meledak, Bagian 2

Kemarin kita sudah nikmati bagian pertama dari Kawah kawah yang meledak. Kini sesuai janji, gw punya dua kaldera lagi yang tentu saja semakin menarik buat disimak.

Pergi ke sebelah barat tentu gw bakalan inget sama yang namanya (mantan) gunung Krakatau. Gunung yang terkenal di seluruh dunia ini meletus beberapa kali. Kenapa terkenal? Mungkin karena waktu itu sudah banyak catatan catatan tentang aktivitas perdagangan ekonomi. Indonesia, tepatnya Banten waktu itu sedang dijajah oleh Belanda.

Kejadian meledaknya (bukan meletus lagi) gunung Krakatau menimbulkan tsunami yang menghancurkan pesisir Anyer dan pesisir Lampung saat itu. Beberapa residen atau apa ya… mungkin kalau disebutnya sekarang bupati, kepala ekonomi setempat merekam kejadian kejadian itu dalam tulisannya.

...I saw with amazement that the island of Cracketovv, on my first trip to Sumatra [June 1679] completely green and healthy with trees, lay completely burnt and barren in front of our eyes and that at four locations was throwing up large chunks of fire. And when I asked the ship's Captain when the aforementioned island had erupted, he told me that this had happened in May 1680 ... He showed me a piece of pumice as big as his fist.

Johann Wilhelm Vogel, Krakatoa at Wikipedia

Itu adalah catatan seorang penambang ketika lewat di sekitar krakatau pada tahun 1681, setahun setelah meletus. Letusan dahsyat berikutnya yang menghancurkan pesisir dan memiliki magnitude yang demikian besar terjadi pada tahun 1883.

Ledakan ini merupakan akhir kehidupan dari krakatau, menghancurkan struktur gunungnya, dan kemudian menenggelamkannya ke dalam lautan.

image

Tapi, Krakatau kemudian bereinkarnasi, seperti yang bisa kamu lihat sendiri, krakatau kembali, dalam bentuk seorang “anak”. Anak krakatau kembali muncul dari dasar lautan. Dan seperti gunung aktif lainnya, anak krakatau terus akan membesar, dan akhirnya… meledak? Mungkin, tapi entah berapa ratus atau ribu tahun lagi. Dan gw gak heran kalau nanti muncul “cucu” Krakatau.

Teori Ledakan Toba

Ini adalah “danau” Toba. Selain para ahli geologi, tak banyak yang tahu, kalau Toba bukanlah sebuah “danau”, tapi sebuah kaldera yang sangat besar dan sangat luas.

image

Ledakan Toba terjadi pada sekitar 74.000 tahun yang lalu. Ledakan yang sangat sangat sangat luar biasa. Bahkan disebut sebagai ledakan terbesar dalam kurun waktu 25 juta tahun terakhir.

The Toba catastrophe theory holds that 70,000 to 75,000 years ago, a supervolcanic event at Lake Toba, on Sumatra (Indonesia), possibly the largest explosive volcanic eruption within the last twenty-five million years, plunged the Earth, which was already in an ice-age, into an even colder spell. This resulted in the world's human population being reduced to 10,000 or even a mere 1,000 breeding pairs, creating a bottleneck in human evolution.

Toba Catasthrope Theory at Wikipedia

Bagaimana sebuah gunung yang meledak bisa kemudian mereduksi populasi manusia, bahkan pait paitnya, hanya tersisa 1000 pasang manusia di sekitar Afrika. Populasi manusia nyaris musnah pada waktu itu jika teori ini benar adanya.

Gunung Toba waktu itu meletuskan material setara 2500 hingga 3000 kilometer kubik. Bagian timur India kebagian 6 meter debu, sedangkan semenanjung Malaya kebagian 9 meter debu. Suhu rata rata di seluruh dunia turun 3 hingga 5 celcius.

Lalu? Gw nulis begini seharusnya bisa jadi reminder akan seringnya bencana alam dari yang kelas ecek ecek sampai yang merubah kehidupan manusia terjadi di Indonesia. Seharusnya pula kita jangan heran kalau kedepannya sering terjadi bencana. Jadi, kenapa nggak “dibiasain”?

No comments:

Post a Comment

Apa yang kamu pikirkan tentang post diatas? Omongin aja, jangan malu malu.

Tapi...
- Ga terima iklan colongan, komen yang bener dan sesuai dengan artikel.
- Kualitas diatas kuantitas, gw gak bisa terima komentar 'one liner' yang cuma buat masang URL
- Gak ngerti artikelnya, gak usah komen.
- be nice, gw gak ngomersilin blog ini, jadi jangan manfaatin blog ini buat tawarin diri/barang lo.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...