Wednesday, February 3, 2010

Today’s Journaliscum @lampuhijau

Journalism: tau lah

Scum: nggak guna, kurang guna, kurang pantes, tapi tetep disukai

Journaliscum: Berita yang kalau dilihat sekilas nggak enak, tapi kalo dibaca baek baek bisa bikin ngakak.

Kalau situ langganan twitter, jangan lupa follow @lampuhijau untuk update berita berita terkini yang nggak penting, miskin unsur pendidikan tapi tetep bisa bikin ngakak. Sumbernya dari mana lagi kalo bukan koran Lampu Hijau (d.h. Lampu Merah).

image

Kalau kamu sering lewat lapak koran, pasti tau donk, bagaimana “meriah”-nya headline Lampu Hijau? Koran mana lagi yang bisa menghadirkan headline yang begitu jelas tanpa harus lagi membaca isinya? Seperti ini contohnya, ketika ada seseorang yang gantung diri, koran lain hanya menulis: PRT tewas gantung diri. Sedangkan Lampu Hijau menulis:

Ke Jatinegara cari modal kawin, DUIT BELUM NGUMPUL PACAR DI KAMPUNG KAWIN, PRT sedih, Gantung diri

@lampuhijau

Setidaknya banyak unsur 5W-1H yang udah masuk di situ. Lha terus apa menariknya? Bagaimana kok koran seperti ini masih bisa tetep laku dijual? Gampang. Unsur yang juicy harus dimasukkan donk, supaya walaupun udah baca headline dan tahu apa yang terjadi, tetep penasaran dengan apa isinya, misalnya seperti ini:

Cowok ngeluh mulu jadi orang indonesia, naik tower pemancar teriak-teriak... Masang bendera amerika nusantara, MAKI MAKI Kapolres & Kapolri

@lampuhijau

Isi beritanya ternyata nggak se-norak judulnya koq. Beritanya tetep disampaikan secara formal, dan… kalau gw pikir sih, nggak ada yang berlebihan dari isi beritanya.

Jualan Headline

Artinya, Lampu Hijau ini sebenarnya bisa hidup dari headliner semata? Iya. Lampu Hijau adalah satu satunya tabloid setipis 16 halaman yang dijual 2rb! Rata rata koran / tabloid sejenis hanya dijual seharga 1500 bahkan 1000 saja. Lalu apa yang kita bayar ketika beli sebuah tabloid Lampu Hijau? Yang kita bayar adalah “hiburan” yang bisa bikin ngakak.

image

Segitu mahalnya-kah sesuatu yang bisa bikin ngakak? Ja ijalah! Yang kita bayar artinya juga adalah proses kreatif pembuatan headline. Oke, sekarang, mari berandai andai, kalau kamu dapet berita, ada maling ketangkep di stasiun, gara gara kelamaan nunggu kereta, terpikirkah bikin judul seperti ini:

Maling Cupu, beraninya ama tetangga, mau kabur naik kereta, relnya patah, nunggu di peron ama si udin tuh... Ketangkep duluan ama petugas KA

@lampuhijau

Gw yakin nggak. If it’s common then it’s not sensible by general public, then it is can be uncommon. Uncommon is hilarious.

Whatever

Banyak yang bilang Lampu Hijau adalah seperti apa yang gw tulis di awal. Jurnalisme yang nggak penting, miskin unsur pendidikan, dan segudang argumen negatif lainnya. Bagi gw, Lampu Hijau adalah hiburan. Jika kamu nggak ngakak ngelihat gambar seperti ini:

image

Ada dua pikiran di benak gw, antara elo lagi super nggak mood sampe nggak bisa ketawa, atau emang otak kamu yang kurang canggih untuk membaca “kecanggihan” dari sebuah hiburan yang namanya lampuhijau!

Sebagai penutup, silahkan baca headline lampu hijau, yang gw comot langsung dari “Unofficial Twitter Koran Lampu Hijau”

Lampu Hijau - Love. Friend. Peace.

 

PS: gw ga tau, kenapa sekarang mereka ganti nama dari Lampu Merah, jadi Lampu Hijau.

4 comments:

  1. deuhh..Lampu Hijau ud pny BloG...
    Buat Web dunk skaliian..! SUKSES truzz...

    ReplyDelete
  2. melihat judul2nya, itu jelas telah melanggar Kode Etik Jurnalistik. silahkan baca KEJ

    ReplyDelete
  3. @rusa, kalau melanggar dan situ dirugikan, ya buatlah hak jawab dan lapurkan ke dewan pers.

    gw sih ga minat, karena masih pengen ketawa.

    ReplyDelete
  4. Pengen banget gue beli nih koran....

    tapi dimana,,,,
    di pekanbaru G aada koran yg seKreatif ini....

    ReplyDelete

Apa yang kamu pikirkan tentang post diatas? Omongin aja, jangan malu malu.

Tapi...
- Ga terima iklan colongan, komen yang bener dan sesuai dengan artikel.
- Kualitas diatas kuantitas, gw gak bisa terima komentar 'one liner' yang cuma buat masang URL
- Gak ngerti artikelnya, gak usah komen.
- be nice, gw gak ngomersilin blog ini, jadi jangan manfaatin blog ini buat tawarin diri/barang lo.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...