Sunday, February 14, 2010

#tolakrpmkonten Dengan Mendukung @tifsembiring Jadi Moderator Kaskus!

RPM Konten adalah produk yang mengacu pada web 1.0, dimana konten dari suatu situs dikendalikan oleh sang pembuat, interaksinya sangat jarang, bahkan halaman komentar pun dibuat dengan cara manual.

Jaman sudah berubah ke web 2.0, situs user generated content seperti Blogspot, Facebook, dan juga Kaskus dibuat hanya sistemnya saja, sedangkan isinya, di kaskus misalnya berasal dari 1.4 juta membernya dengan ribuan post dan topik dari sekedar nanya jalan, jualan HP, sampai debat tingkat tinggi penuh emosi tertahan tentang apapun. Ribuan post berkeliaran setiap detiknya. Begitu pula di Blogspot, Wordpress, dan situs situs Web 2.0 lainnya.

image

Pasal pasal dalam RPM konten mengharuskan penyelenggara mengontrol dan menghapus konten terlarang yang tidak sesuai dengan norma dalam RPM Konten. Dan tidak boleh lepas tanggung jawab atas isi situsnya.

Sangat-sangat sulit (dan mahal) bagi admin dan momod mengontrol jika ribuan post datang setiap detik, mungkin harus mengangkat 100 mod atau 200 mod baru bisa terlaksana. RPM Konten bahkan tidak membiarkan pengontrolan internal, yang biasanya lebih sesuai dengan komunitas itu sendiri. Inilah yang dimaksud dengan mengancam kebebasan berpendapat.

image

Maka itu, saya mengusulkan agar Andrew Darwis sebagai pemilik Kaskus.us mengirim surat resmi kepada Gatot Dewa Broto dan Tifatul Sembiring sebagai pencetus RPM Konten, agar menikmati dulu bagaimana rasanya "mengendalikan" situs dengan 1.4 juta pengunjung seperti kaskus.

Saya mengusulkan mereka berdua mengendalikan Forum BERPOL (Berita dan Politik) atau Forum DC (Debate Club), selama sekitar 1 hingga 6 jam. Jika mereka sukses mengontrol dua forum itu menjadi forum yang "bersih" sesuai dengan aturan RPM Konten, maka saya akan mendukung anda berdua mengesahkan RPM Konten.

Ingat, hanya mengendalikan, KEDUA FORUM ITU TIDAK BOLEH DITUTUP. Jangan sampai kemudian terjadi hal seperti ini:

image

Bisa? Jika tidak, saya akan tetap #tolakrpmkonten.

No comments:

Post a Comment

Apa yang kamu pikirkan tentang post diatas? Omongin aja, jangan malu malu.

Tapi...
- Ga terima iklan colongan, komen yang bener dan sesuai dengan artikel.
- Kualitas diatas kuantitas, gw gak bisa terima komentar 'one liner' yang cuma buat masang URL
- Gak ngerti artikelnya, gak usah komen.
- be nice, gw gak ngomersilin blog ini, jadi jangan manfaatin blog ini buat tawarin diri/barang lo.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...