Monday, March 15, 2010

This Is Why I Hate Math

Semua… tidak juga… mungkin juga cuma gw. Ah ini kan tentang gw! Gw gak suka Matematika. Oke, gw akan perjelas lagi, gw gak suka belajar matematika di sekolah dengan seorang guru.

Kenapa?

Mungkin gw rangkut dari sedikit yang gw cuplik di detikHealth

  1. Gurunya tak bisa mengajar!
  2. Gurunya terlalu pintar!
  3. Kenapa harus X, Y, Z, λ, π, ∫, ∆, ∩? Kenapa tidak 1, 2, 3, 4?
  4. Untuk apa semua rumus itu? Berguna gitu?
  5. Terlalu banyak rumus!
  6. Matematika itu rumit!

Bagi gw yang menganut, belajarlah untuk kehidupan. Yang menjadi alasan utama gw untuk membenci matematika adalah alasan nomor 3 dan nomor 4.

Jelas! Mereka (baca: para guru) mulai SMP menggunakan angka yang tidak real, awalnya hanya x, kemudian muncul y. Tak lama kenal persegi panjang, pasti kenal lingkaran. Kenal lingkaran harus mulai kenalan dengan π.

Oke… gw masih bisa mengikuti pelajaran kalian, sehingga alasan nomor 4 belumlah valid.

Tapi kemudian, di SMA semuanya mulai menggila, muncullah lambang lambang aneh yang menurut gw tidak seharusnya berada disitu, seperti ∫, x!, apa itu???

image

Jadilah alasan nomor 4 itu mulai berlaku. Kenapa gw harus mempelajari ini? Apa gunanya ini buat kehidupan gw? Hell! Akutansi aja gw anggap bisa lebih penting daripada ini.

Nggak percaya?

Masuklah ke sebuah supermarket, kamu bakal nemuin banyak barang disana, tapi matematikanya cuma 4, tambah, kurang, kali, bagi. Kalo mau gw jelasin lagi, matematika supermarket itu cuma, beli satuan, beli banyak, diskon, dan sisa uang! nggak lebih! Lalu buat apa harus belajar isi kerucut? Buat apa juga mesti tau integral? Buat apaaaa?

Orangtua tampaknya bangga kalau anaknya pinter matematika, katanya mempermudah pekerjaan, pekerjaan yang mana? Udah deh, kalau mau belajar yang rumit rumit, harusnya saat kuliah, bukan saat SMA. Kuliah itu, artinya kamu tahu apa yang kamu mau! Kamu pilih jurusanmu sendiri, kamu ambil mata kuliahmu sendiri, dan kamu lulus sendiri!

image

Oke ini gw kasih quote aja bagi kamu kamu yang pinter bahasa Inggris:

Math can be very useful...until you learn that f(x) does nothing for you. Now, don't get us wrong, we understand that math is a part of everyday life. But it gets rediculous when you have to divide polynomials and find the measure of a hypotenuse.

I mean, who really cares about how to factor a polynomial? "Will I be doing this in the future?" you ask youself. Most likely, no. The only jobs that may use this are teachers, mathematicians or some kind of job that requires extensive math!! And anyone who would put themselves through that hell should seriously reconsider!

Don't fall for the old "you'll need this in the future," schpeal. We all know you won't. So arithmitic is needed, but everything else is a waste of time!

IHateMath Club

Got it?

Gw sama sekali tidak membenci matematika secara keilmuan, tapi kalau mereka berhenti ketika selesai mengajarkan luas, itu mungkin lebih bagus. Oh iya, yang paling gw benci dari matematika adalah Trigonometri. Apalagi kalo udah digabung sama Gaya di fisika. Gak Penting Banget.

Sekian marah marah.

No comments:

Post a Comment

Apa yang kamu pikirkan tentang post diatas? Omongin aja, jangan malu malu.

Tapi...
- Ga terima iklan colongan, komen yang bener dan sesuai dengan artikel.
- Kualitas diatas kuantitas, gw gak bisa terima komentar 'one liner' yang cuma buat masang URL
- Gak ngerti artikelnya, gak usah komen.
- be nice, gw gak ngomersilin blog ini, jadi jangan manfaatin blog ini buat tawarin diri/barang lo.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...