Wednesday, November 17, 2010

Susi Air

iTidak, gw tidak sedang mereview salah satu maskapai penerbangan perintis di Indonesia. Gw pikir, penerbangan perintis di Indonesia itu sangat penting. Apalagi untuk daerah daerah super ndeso, nggak kejangkau lintasan darat, letaknya di tengah gunung. Bahkan gak ada listrik. Misalnya di pedalaman Papua, atau di tengah tambang yang menghasilkan milyaran, tapi kalo mau beli steker satu biji aja harus naik jeep sejauh 4jam perjalanan. Sucks gak seh?

Dan datanglah maskapai maskapai dengan nama yang aneh, which is, kayak contoh diatas. Susi Air. Kok gw berani nebak kalo si Susi itu nama istri atau suami pemilik maskapai itu yah? Namanya mirip banget dengan toko kelontong Ratna misalnya.

Tapi si Susi Air ini hebat lho, dalam sehari dia sudah punya puluhan flight yang kecil kecil menghubungkan kota kota di “pedalaman” Indonesia. Seperti Pangandaran dan Cilacap. Sisanya di luar jawa seperti dari dan ke Medan, dari dan ke Tarakan, dari dan ke Biak, dan segitiga Manokwari – Biak – Sorong.

Penerbangan dari Medan ke Jakarta memang dilayani puluhan penerbangan. Dari yang first class seperti Garuda, sampe yang superbudget kayak… well… Lion Air, yang katanya mbak mbak pramugarinya ngedorong trolley jualan di pesawat. Tapi ada berapa maskapai yang melayani penerbangan ke Silangit atau Aek Godang? Gw yakin, beberapa dari kalian juga baru denger ada bandara dengan nama itu kan? Atau kota dengan nama itu kan? Except you are born medanese… Ya iyalah wong gw aja baru denger geto.

Silangit adalah bandar udara satu strip yang bisa dibilang kecil. lihat aja aerial viewnya dibawah. Letaknya bisa dibilang nyaris di tengah hutan. Bukan di pinggir kota. Bahkan kalo dibandingin sama Husein Sastranegara mah jauh deh. Heheheh Tapi Silangit ini katanya masa depannya cerah loh. Pertama dia sedang berusaha memisahkan diri dari Sumatera Utara dan membentuk Propinsi Tapanuli. Bahkan sampe memakan korban jiwa ketua DPRD setempat. Masih inget kan kasus itu? Kemudian bandara ini ternyata pula udah disuntik dana sebesar 14 miliar buat meningkatkan fasilitasnya.

Berapa maskapai yang terbang ke situ tiap harinya? Gw gak tau pasti, tapi dari Google Search sederhana, gw bisa menyakinkan kalo bandara itu nasibnya gak jauh beda sama Husein Sastranegara. Bandara pinggir kota yang jumlah penerbangannya low flight. Tapi ada maskapai yang melayani bandara ini bahkan sampai beberapa kali sehari. Yaitu… apa lagi kalau bukan Susi Air.

Bisa dibilang, “sukses” nya Susi Air di luar jawa enggak sesukses di dalem jawa. Bahkan kalo ngelihat jadwal penerbangan ini, gw yakin kok Susi Air cuma punya 1 pesawat untuk diterbangkan di jawa yah?

Jakarta 06.00 – 06.30 Bandung 06.50 – 07.20 Jakarta 07.40 – 08.50 Cilacap 09.00 – 10.10 Jakarta
Jakarta 10.30 - 11.30 Pangandaran 11.40 – 12.20 Bandung 12.40 – 13.20 Pangandaran 13.30 – 14.30 Jakarta

Meskipun demikian, gw tetep berterima kasih dengan penerbangan mid low dan perintis seperti Susi Air. Tanpa mereka Indonesia mungkin sangat disparse. Bagian timurnya nggak kejangkau. Bahkan bukannya sekarang sebagian papua masih pake primitive law? Karena simbol simbol hukum negara belum punya root yang kuat.

 

Image Credit:
tribun-medan

4 comments:

  1. Hey i am suuper boy

    ReplyDelete
  2. hello suuperboy.
    i'm poowerpuff girls..

    ReplyDelete
  3. susi air, seorang pengusaha wanita di bidang ekspor ikan. bersuamikan bule, dia sukses bertahan di bisnis ikan dan dekat dengan kehidupan keras nelayan.

    bisnis transportasi udara tadinya dikhususkan untuk angkutan ikannya dari berbagai desa nelayan terpencil untuk dipacking dan siap ekspor. sekalian mendulang peluang angkutan terpencil.

    dan pesawatnya meskipun kecil tapi sudah pake yang mutakhir.

    ReplyDelete
  4. @jim, emng pesawat yang dipakai ini apa ya? masih sejenis cessna atau jet?

    ReplyDelete

Apa yang kamu pikirkan tentang post diatas? Omongin aja, jangan malu malu.

Tapi...
- Ga terima iklan colongan, komen yang bener dan sesuai dengan artikel.
- Kualitas diatas kuantitas, gw gak bisa terima komentar 'one liner' yang cuma buat masang URL
- Gak ngerti artikelnya, gak usah komen.
- be nice, gw gak ngomersilin blog ini, jadi jangan manfaatin blog ini buat tawarin diri/barang lo.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...