Friday, December 31, 2010

Best of 2010: 100 Foursquare Badge

Tanggal 16 April 2010, gw mulai menggunakan Foursquare. Hari itu juga gw langsung tertarik karena gw langsung dapet Badge yang namanya “Newbie”. Padahal yang gw gak tau. Newbie itu hanya sekian banyak dari ratusan badge yang tersedia di Foursquare.

Kemudian hari demi hari, gw cekin dan cekin. Mulailah badge itu terunlock satu per satu. Banyak badge yang bisa disebut seiring dengan waktu akan terunlock secara otomatis. Pernah saking pengennya ngejar badge School Night, gw cek in jam setengah empat pagi, pasang alarm.

Kemudian entah kapan gw dapet Swarm pertama gw, di Gedung DPR MPR. Kalo nggak salah juga, itu pertama kalinya gw nge-jump. Saat itu yang gw inget adalah heboh hebohnya kasus Bank Century. Setelah itu gw pikir ge mentok di Foursquare. Badge yang lain bisa dibilang sulit atau males buat gw kejar.

Wednesday, December 29, 2010

Foursquare New Year Badge (UPDATED)

Perhatian! Badge ini walaupun dipastikan akan ada, namun cara unlock, dan venue yang disarankan untuk unlock masih belum pasti. Semua yang ada dalam post ini cuma RAMALAN. Post akan diupdate setelah gw dapet badge itu!

Are You Readyyyyyyyyyyy?

Badge diatas adalah badge baru untuk merayakan Tahun Baru 2011 bersama Foursquare. Sumber aboutfoursquare.com menyebutkan, badge natal yang ditunggu-tunggu kemarin tidak akan ada. Penyebabnya diperkirakan karena natal adalah hari libur yang terasosiasi dengan agama tertentu.

Monday, December 20, 2010

Best of 2010: Foods

Di saat yang lain heboh ngeluarin daftar sepanjang jalan tol, gw dikit aja. 5 tepatnya. No ranks, all best and worth to try. Here we go…

So, berapa jenis makanan yang kamu makan di 2010? Gw bilang lebih banyak dari jumlah harinya kan? Nah, akhir tahun gw pengen nge-review ulang makanan apa yang membuat gw senang di tahun ini. Nggak mesti murah, nggak mesti mahal.

Salad Hoka Hoka Bento

Sudahkah gw menyebutkan kalo Hoka Hoka Bento adalah restoran fast food yang gw rasa paling sehat di Indonesia? Salad ini adalah salah satunya. Gw order banyak salad yang dijual 4.545 (sekarang 5.000) ini.

Monday, December 13, 2010

Tidak Istimewa Lagi

Fuck fuck fuck fuck fuck fuck fuck fuck fuck

Samantha Jones @ Sex and The City

Yes baby, we are fucked.

Hari hari belakangan ini emang kita sedang rame sama yang namanya keistimewaan Jogjakarta. All Jogjakartans hailed Sultan. Because? Jelas karena Jogjakarta memang membawa keistimewaan tersendiri yang berperan bisa dibilang sangat besar dalam membawa Indonesia menuju kemerdekaan.

If you would look at TNI’s history, there are Jogjakarta emblemed deeply in it. Even they gave the (only legitimate) 5 star general to Sudirman. A Jogjakartan* Purwokertoan, but having great job in Jogja (CMIIW). The other 3, is not too legit as this one.

We’re Fucked

Ribut ribut Jogjakarta ini dimulai ketika Presiden kita tercinta, tersayang, terindah, tercakep, terharum (yes, he like to be licked), mengatakan “Jangan ada monarki dalam republik” (dan ketika gw searching google untuk sumber, @smart_telecom ngehe).

Thursday, December 9, 2010

Perang Dunia Internet

Have you go to internet recently? Selain facebook? Kalo udah, pasti kamu udah denger sesuatu yang bernama Wikileaks. Wikileaks ini jadi rame karena dia berani menyebarkan 250 ribu lebih dokumen rahasia, agak rahasia, dan pergosipan dari diplomat dan kedutaan amerika di seluruh dunia.

Kebanyakan laporan itu emang selama ini hanya jadi rahasia umum, sering jadi gosip, tidak ada yang membenarkan dan ga ada juga yang menyalahkan. Karena itu juga, Wikileaks bisa disebut media pergosipan politik tingkat tinggi. Bocornya informasi di Wikileaks ini membuat banyak orang bete. Menlu Lebanon misalnya, bilang kalau bocoran Wikileaks soal negara negara Arab yang minta AS untuk serang Iran adalah rekayasa, duta besar Arab di Tehran juga bilang begitu.

Wednesday, December 8, 2010

Pajak Untuk Rakyat (?) – Part #3

Sebelumnya kita sudah itung sisa pendapatan warteg. Jadi, bagaimana kita bisa menghindari pembayaran PB1 yang bisa dibilang mencekik, biadab dan dikeluarkan oleh drakula itu?

Diversity

Pertama tama, simak dulu berita yang ini:

Motorola has just announced that it'll formally be split into two companies as of January 4th, 2011. Actually, that's not technically accurate: Motorola Mobility -- the phone and set-top box guys -- will be spun off into their own entity, while the parent company will change its name from Motorola to Motorola Solutions

Engadget

Motorola, adalah perusahaan besar yang membuat telepon genggam, handy talky, tapi juga membuat peralatan komunikasi infrastruktur lain, seperti modem, antena BTS dan repeater. Bagaimana sebuah warteg bisa mencontoh permodelan pemisahan bisnis seperti ini? Jawaban gw adalah, emang kalian enggak butuh minum?

Tuesday, December 7, 2010

Pajak Untuk Rakyat (?) – Part #2

Kemarin kita udah bahas seberapa menyiksa, dan nggak tau malunya pemerintah DKI Jakarta kalau menerapkan “Pajak Warteg”. Kali ini kita lanjutkan meneropong, seberapa besar sih omzet 60 juta itu?

Keuntungan

Kita udah hitung sebelumnya, kalau warteg kamu berpendapatan 165ribu aja per hari, maka kamu udah wajib bayar PB1 ini. Berapa besar sih 165ribu?

Menurut ibu gw, orang jualan makanan, biasanya membuat margin keuntungan dari bahan baku yang sangat besar, bahkan hingga diatas 100%. Kalau berkaca sama kata kata ibu gw, maka setengah dari 165ribu itu, akan diputar kembali di pasar tradisional, dimana bahan baku dibeli. Maka pendapatan setelah dikurangi bahan baku menjadi sekitar 85ribu.

Monday, December 6, 2010

Pajak Untuk Rakyat (?) – Part #1

Sejak kasus Gayus mencuat, kepercayaan gw terhadap yang namanya pemanfaatan pajak, atau retribusi, atau sejenisnya menurun drastis. Saking drastisnya, kadang gw sampe memutuskan segala yang gw beli harus tidak dipajakin dulu.

Dalam kehidupan sehari hari, ada dua pajak yang gak bisa gw hindarin secara langsung. Yang pertama itu Pajak Pertambahan Nilai, alias PPN, dan yang kedua Pajak Pembangunan 1, atau Retribusi Pembangunan 1. Gak jelas antara retribusi dan pajak, karena setau gw daerah gak boleh mungut pajak. Yang boleh retribusi. Ah tapi itu kan cuma term aja.

PPN biasanya muncul kalo gw beli consumer goods, mie instan termasuk. Retail besar maupun warung sekarang berbaik hati. Mereka langsung menambahkan PPN di harga jual mereka. Jadi kalo gw beli mie seharga 1.200, artinya itu udah termasuk PPN. Mata gw gak sepet.

Saturday, December 4, 2010

Friday, December 3, 2010

McSupersize What? Part 2

So, apa sih yang disajikan di restoran fastfood Indonesia yang bisa membuat gw sedikit berlega hati? Yuk jalan ke Bandung Electronic Center. Tempat dengan konfigurasi yang bagus buat ngeliat seluruh elektronik yang digelar, setelah cape ngumpulin brosur, naik ke lantai atas food court, stuff yourself, think what you would buy, and then get down and buying some electronic or phone stuff.

Di food court Bandung Electronic Center, amazingly hanya ada satu fast food chain nasional. Namanya Hoka Hoka Bento. Hoka Hoka Bento menurut gw adalah chain makanan siap saji nasional yang masih bisa disebut sehat. Kenapa? Jika kamu pesan apapun di Hoka Hoka Bento, kamu dapat salad dengan porsi kecil. Tidak mencukupi kebutuhan sayuran, tapi setidaknya ada. Tapi tentu saja ada banyak orang bodoh yang menskip sayuran ini.

Tenant yang lainnya di BEC yang bisa disebut makanan dengan ciri khas fast food yang udah gw bilang tadi misalnya Clemmons. Clemmons menjual ayam dan daging bertepung, dengan fries or rice. tetapi kabarnya mereka bisa kehabisan stok tiap harinya. So I think their food freshly made every day. Tenant lainnya bisa dibilang walaupun mass production, lebih segar lagi. Ada tenant masakan sunda seperti Kabayan, ada Mie Goreng Aceh. Ada pula mie yang tampak datang dari luar negeri. Apa yang mereka lakukan gw yakin cuma membumbui bahan makanan mereka. But no added presevative. Yang menjadi alat pengawet mereka adalah Freezer dan Kulkas. Gw rasa tidak lebih dari itu.

Dekat BEC ada BIP, disini pilihan makanan khas fast food lebih banyak lagi, J.Co, 99Ers, ToniJack (yang udah tutup), Pizza Hut. Di Foodcourt ada Clemmons, Doner Kebab, Texas Chicken dan A&W. Sisanya? Half healthy food seperti Mie Singapore, The Taste. Tapi juga banyak makanan fresh seperti Facefood (what a lame name, even the logo was Facebook-like) yang isinya makanan tradisional seperti tahu gejrot dan empal gentong, dan kalo nggak salah ada Mie Baso Kota.

See, pilihan makanan di Indonesia, setidaknya di Foodcourt masih jauh lebih sehat daripada di amerika. Setiap tenant masih menjual air mineral dan teh. Bahkan tea stand seperti Cap Gopek atau GoodTea sekarang semakin laku. Dibanding Coca cola apalagi Pepsi.

Seharusnya Indonesia tidak lagi bermasalah dengan obesitas. Kita punya banyak pilihan makanan sehat di mana mana guys. Walaupun itu tidak dimasak sendiri oleh kamu atau ibumu. Kalau kamu masak sendiri, gw yakin banget, asupan makanan bisa lebih bermutu lagi, dan lebih hemat untuk kantong.

Gw gak akan ngomong berhentilah makan di luar seperti yang kebanyakan orang Amerika bilang, karena jelas kita punya jauh lebih banyak pilihan sehat. Tapi pilihlah resto yang hanya menyediakan makanan sehat. Freshly made food atau no preservative food. Or better yet. Eat Tempe.

Di Amerika, Big Mac berharga $2.99, Coke $1.5 dan Fries $2. Total $5~. Gourmet Food, dan freshly made food $15. Di Indonesia, satu porsi makanan sehat bisa didapatkan seharga Rp10.000, dan anehnya satu porsi Menu Mantap McDonalds baru bisa didapatkan setelah membayar Rp16.500. Guys, where are your brains?

Currently Supersized options are on the McDonalds menu. I once ordered it at McDonalds Mangga 2 Mall. It’s huge, and I need more than 20 minutes to gulp all their fries. Fortunately, I only ordered small drinks. The Supersized fries is costing Rp17.000 exclude tax by the way. A great options if youre gulping that with 3 friends. Otherwise, NO.

Apa yang gw tekankan disini adalah. Di Indonesia, kita punya pilihan yang sehat. Jauh lebih sehat dibanding Amerika. Sepanjang gw pikir, fast food yang paling sehat di Amerika hanya Subway. Selagi kita punya opsi fast food sehat itu, kenapa sih kita mau makan fast food yang tidak sehat?

Thursday, December 2, 2010

McSupersize What?

Gw baru aja selesai nonton Supersize Me, untuk kesekian kalinya. Ditengah krisis beras karena gw belum beli beras, ditengah badai lapar juga karena yang ada di kamar sekarang cuma sayuran. Which is good by the way. But i just don’t feel cooking right now.

Supersize Me setengah mengerikan setengah menyenangkan. Somehow emang teman sering bilang gw addict terhadap internet, dan shopping. Dua duanya bad. Internet entah kenapa bisa dihandle, mungkin karena koneksinya tersedia. Tapi Shopping is bad. Gw kadang gak bisa memenuhinya. Alternatif terbaiknya adalah, gw pergi dan hanya window shopping. Buy some cheap discounted food, eat, then go home. Nice.

Tapi apa yang terjadi saat gw nonton Supersize Me? Film yang menceritakan bagaimana Morgan Spurlock, hanya makan McDonalds selama 30 hari, pagi siang malam. Asupan nutrisinya benar benar hanya McDonalds, nggak ada yang lain. Sehat? Well, as you can see in the movie, NOT. Di Amerika, itulah yang terjadi.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...