Tuesday, February 15, 2011

Menempelkan Screen Protector Tanpa Gelembung dan Kotoran

Panjang amat judulnya? Sekali kali SEO boleh donk :). However, kita di Indonesia emang tergila gila dengan Screen Protector. Pokoknya HP baru harus dikasih screen protector, mau hape yang mahal, blackberry, android, sampe hape yang uece uece sebangsa… ehm… bla bla bla anang dan syahrini atau tit tut tit tut 80SS (bacanya: boss) semua harus pasang screen protector. Alasannya katanya biar nggak kegores.

Tapi menurut gw ada alasan lain kenapa screen protector banyak sekali dipake di Indonesia. Terutama karena hobi tuker tambah jual lagi buat beli hp baru. Scratch pada hape lama, walaupun cuma semili, bisa mengurangi nilai jual hp saat dilempar ke pusat perdagangan hp bekas. Sekian. Nah sekarang, bagaimana masang itu Screen Protector?

Kebanyakan dari kita screen protectornya dipasangin di tempat, nggak bakalan dilepas seumur hidup itu hape, kecuali emang dicoel coel. Tapi misal kamu orang kayak gw yang hobi coal coel, mungkin kamu lebih suka masang itu screen protector sendiri. Karena… honestly, screen protector juga punya masa hidup yang enggak terlalu panjang. Blog Lifehacker menunjukkan bagaimana cara aplikasi Screen Protector ini ke hape kamu…

How Can I Apply a Screen Protector on My Phone Without All the Bubbles or Debris?

Dear Lifehacker,

I know that it's a good idea to keep a screen protector on my phone, especially if I want to sell it later to offset the price of my upgrade. The problem is, there are a lot of protectors to choose from, and even after I've got one, how do I apply it without messing it up?

Signed,
Needs Protection

Dear NP,

A lot of people use screen protectors on their mobile device these days. One of the most common questions people have is '‘what is the best way to apply them?' This question is also followed quickly by, "How do you keep thing from getting stuck to the bottom when you are putting them on?" The video demonstration above answers both question. But first, lets start with the basics.

Selanjutnya, lebih baik kamu baca di Lifehacker langsung… klik disini. Atau baca versi Google Translatenya disini

No comments:

Post a Comment

Apa yang kamu pikirkan tentang post diatas? Omongin aja, jangan malu malu.

Tapi...
- Ga terima iklan colongan, komen yang bener dan sesuai dengan artikel.
- Kualitas diatas kuantitas, gw gak bisa terima komentar 'one liner' yang cuma buat masang URL
- Gak ngerti artikelnya, gak usah komen.
- be nice, gw gak ngomersilin blog ini, jadi jangan manfaatin blog ini buat tawarin diri/barang lo.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...