Monday, February 14, 2011

Nokia dan Windows Phone 7

I’m not a big fan of Nokia, bahkan karena seringkali harganya yang sangat overpriced membuat gw males, bahkan sangat males pakai Nokia. Apalagi yang gw denger, homescreen dan segalanya sangat sulit dikustomisasi. User Interfacenya nggak bisa diubah sesuka hati karena emang sangat sulit untuk masuk ke dalam ROM.

Bahkan untuk ponsel yang lumayan canggih seperti seri A0 (huruf dengan satu angka mengikuti, mis: E1 maupun seri A00 (huruf dengan 2 angka mengikuti, E90), interfacenya malah lebih susah diakses lagi. Sudah begitu programnya kebanyakan hanya berbasis JAVA. Development untuk native program lebih ribet, harus mainin pengaturan resolusi yang akhirnya menempatkan ulang desain game, dll deh!

Tapi sekarang mungkin itu berubah. Karena sekitar beberapa hari yang lalu, Nokia “menyerah” dengan kegagalan platform Symbiannya. Dan mulai memasuki era baru, Windows Phone 7. Mungkin kalau hanya sedemikian, gw tidak akan tertarik ya. Tapi preview esklusif yang diposting oleh Engadget tampaknya bisa memberikan secercah harapan.

11x02119978bv

That IS a pretty phone. Entah kenapa memang inilah model casing yang tepat untuk Windows Phone 7. Dibanding HTC dan LG yang lebih ngotak ngotak, Nokia memasangkan WP7 dengan casing yang bentuknya agak oval. Belakangnya pun tidak melulu rata. Ada sedikit bevelnya. Keseluruhannya pas.

Kedua yang bikin agak pangling adalah lockscreen-nya. I’ve never see that before. Gw dari dulu hanya lihat start screen yang berupa “tiles” itu aja. While the tiles are informative, the design are not pretty. Anehnya, biasanya jika sebuah perusahaan membuat iklan, pasti dia mencari bagian yang terbaik dari produknya. Jika lockscreennya adalah bagian yang paling keryen, kenapa harus start screen yang dipakai dalam iklan?

Alasan gw dari dulu suka platform Windows Mobile adalah kemampuannya menunjukkan apa jadwal gw selanjutnya langsung ke muka. Tidak lagi lewat notifikasi, atau apapun. Kalau misal Windows Phone 7 kemampuannya seperti ini, mungkin memang ada baiknya juga gw mempertimbangkan upgrade ke Windows Phone 7.

Sekarang, Nokia sudah mengikuti jejak Samsung, HTC dan LG buat memasarkan Windows Phone 7. Sukses apa enggaknya gak tau ya, karena WP7 sendiri baru memakan sekitar 2% saja pasar smartphone dunia. Mungkin juga nasibnya seperti Microsoft Zune. Bagus secara visual, mudah diobrak abrik, tapi kurang laku karena kurang eksposur.

Pertanyaan sekarang? Sudah pantaskah kita upgrade? Bahkan dengan Nokia, gw belum mau upgrade. Lihat saja puluhan fitur Windows Mobile yang dicabut seenaknya. Termasuk salah satunya fitur yang “wajib ada”. Windows Phone 7 tidak support external ringtone, dan extended SD Cardnya harus dimasukkan lewat service center. That’s sucks.

Tapi lockscreennya keren… :|

6 comments:

  1. Sumarli Eka Putra2/14/11, 2:06 PM

    nokiyem homescreen dan segalanya amat susah dikostumisasi? masa sih. hehehe. salah satu nokia yang paling banyak dioprek adalah e63.

    silahkan cek http://kask.us/4841755 untuk ponsel lumayan canggih A0, hehehe. Yang paling banyak dioprek adalah e-5 http://kask.us/5607570

    ReplyDelete
  2. Iya, susah dikostumisasi.

    Kostumisasi yang kamu maksud di dua link Kaskus itu kebanyakan hanya bersifat kosmetik, misal ganti warna, ganti wallpaper, ganti font. Sedangkan di OS lain seperti Windows Mobile dan Android, dimungkinkan untuk buat homescreen dari awal (sandbox). Tentu saja dengan pengetahuan XML yang cukup. Kalaupun ada yang bisa merubah secara signifikan, terlebih dahulu harus "hacked" itu phone, gw belum baca yang dimaksud dengan hacked itu sebangsa Jailbreak doang atau sampe harus install custom ROM

    Merubah Homescreen dan Lockscreen secara signifikan juga AFAIK tidak dimungkinkan di Symbian generasi manapun, sedangkan di Winmo dan Android, "platform perubah masal" seperti SPB Shell atau ekspansi HTC dengan Sense / Touchnya bisa dibilang merubah user eperience secara total.

    ReplyDelete
  3. Masa? Aplikasi Nokia hanya berbasis Java?
    Aduh ...
    Klo aplikasinya cukup berbasis Java, ngapain ada OS Symbian?
    Klo mau liat basis aplikasi nya apa, liat aja ext aplikasi nya, apakah .jar atau .sisx Klo .jar, berarti Java Klo .sisx berarti Symbian Skrg gw lbh suka pake aplikasi yg pake .sisx Yg .jar hanya utk aplikasi Muslim, spt Al Quran, Terjemah, Azan, dll Bahkan, eBuddy aja gw ga mau, lbh enak Nimbuzz yg pake .sisx

    Harga Nokia Over Price?
    Masa?
    N8, hanya 4.85 jt
    Dg fasilitas OK, spt camera 12Mpix dg lensa Carl Zeiss Tessar. Dolby Stereo built in 5 + 1 Bisa lsg ke LCD TV dg output HDMI. Bisa lsg lihat isi USB dg USB on the go Ada fasilitas TV on Demand, utk National Geographic, Paramount.
    E63, punya kemampuan mumpuni, tp harga cuma 1.5 juta

    Over Price dimana nya?
    Padahal SW Nokia kan berbayar semua, bkn SW gratis

    Bandingkan dg yg katanya pake software 'gratis' krn open souce. Software nya 'gratis' tp kok perangkatnya mahal, smp di atas 6 jt?

    ReplyDelete
  4. Baca lagi, “programnya kebanyakan hanya berbasis JAVA”. Kenapa JAVA laku di Symbian, karena kebanyakan SIS harus bayar, atau crack, SIS dicrack SIS. Nyari crack SIS lebih susah buat pengguna awam, kecuali udah tau dimana forumnya. Gak kenal forum semacam kaskus gak bakalan dapet SIS.

    Kamu tetep out of context. Gw dalam posting itu nggak ngomong kaitan antara hardware dan price, tapi antara price dan customization yang bisa diterapkan. Mungkin kamu bukan dev, atau pengguna biasa, jadi nggak pernah utak utik. Argumen yang kamu akan bawa adalah “cukup untuk melakukan apa yang gw inginkan”. Gw tidak akan terjebak debat seperti itu.

    Yang gw lihat:
    1.5 juta Nokia E63 customization: MINIM.
    1.5 juta AHA Touch (yang walaupun agak abal abal, dan pastinya no upgrade plan) customization: VERY EXCITING.

    Customization bukan sekedar “nambah program”, tapi mengubah user experience.

    ReplyDelete
  5. Pake Nokia ngga?
    Banyak loh aplikasi .sis yg gratisan
    Nimbuzz, Whatsapp, dan bnyk aplikasi di Ovi Store yg berbasis .sis yg gratis Umumnya, Ovi Store dicustomized berdasarkan negara Gw ga prnh pake .sis yg pake 'crack' segala Semua free

    Utk QuickOffice, misalnya
    Nokia seri E, dpt QuickOffice Premium
    Bisa buat dokument, selain edit dan viewer


    Klo org sibuk oprek Android nya utk customeized home screen nya yg mmg bs diubah2 spt di PC, gw lbh suka oprek2 aplikasi nya Buar gw, home screen sebagus apapun, toh bkn utk dipelototin trs kan?
    Malah E71 gw statusnya 'basic' tdk aktif, hanya ada foto gw aja, ga ada short cut, spt Android Tp gw bs dg cepat mengakses Push Mail, Whatsapp, Nimbuzz, QuickOffice, Calender, dan aplikasi lain yg sering gw pake dg sekali sentuh Ga hrs 'usap2' trackpad spt teman2 pengguna BB. Yg tiap mau ganti aplikasi, liat email, YM atau BBM, hrs sering usap2 trackpad nya

    Gw? Tekan sisi kanan D pad, dpt menu sms Kiri, msk QuickOffice. Atas, menu web. Bawah, hiburan. Tengah, utk wifi scanner.
    Push Mail, ada di one touch nya

    Semua serba cepat
    Itu kenapa gw suka seri E dr Nokia

    ReplyDelete

Apa yang kamu pikirkan tentang post diatas? Omongin aja, jangan malu malu.

Tapi...
- Ga terima iklan colongan, komen yang bener dan sesuai dengan artikel.
- Kualitas diatas kuantitas, gw gak bisa terima komentar 'one liner' yang cuma buat masang URL
- Gak ngerti artikelnya, gak usah komen.
- be nice, gw gak ngomersilin blog ini, jadi jangan manfaatin blog ini buat tawarin diri/barang lo.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...