Sunday, August 28, 2011

Mitos Salah Yang Diajarkan di Film Porno #2

Masih nunggu lanjutan soal Mitos Salah Yang Diajarkan di Film Porno? Pasti ngakak ngakak dan dalem hati kamu bilang, "bener juga ya". Iya kan?

Lanjut dah!

Perselingkuhan Akan Berakhir Dengan Threesome

Di film porno, jika ada seorang lelaki yang berselingkuh dengan wanita lain kemudian ketahuan oleh pasangannya, maka pasangannya cuma bakal marah sebentar, kemudian akan ikutan ‘main bersama’. Di kehidupan nyata? Ya coba aja sih. Siap-siap aja cerai gak dapet harta sama sekali.

Masalah Bisa Diselesaikan dengan Seks


Kata-kata sakti di film porno adalah “I’ll do anything” yang kemudian akan disambung dengan lagu bernada jazzy, lengkap dengan suara gitar menggunakan efek ‘wah’. Setelah itu terjadi hubungan seks dan setelah itu semua masalah selesai! Hore! Dalam kehidupan nyata…biasanya ‘solusi’ seperti ini malah bikin masalah baru sih. Palingan beberapa hari kemudian di koran kamu bakal baca judul berita kayak “Dosen cabul menggagahi mahasiswi yang mau nilai bagus” atau “Oknum polisi mencabuli wanita yang tidak mau ditilang”. Ya gitu deh. Kehidupan nyata itu keras, kawan.

Gak akan pernah ada yang bisa ngelarang kamu nonton film porno. Toh makin dilarang, kamu juga makin penasaran kan? Namun ada baiknya bahwa kamu mengetahui bahwa event yang terjadi di film porno itu semuanya fiksi dan tidak bisa diaplikasikan di kehidupan nyata. Kamu harus inget bahwa yang main film porno itu semuanya aktor/aktris profesional yang dibayar untuk melakukan hal itu, bukan sembarang orang yang lagi horny trus dishooting.

Nah, hal-hal seperti inilah yang sebenernya hanya bisa dimengerti oleh orang dewasa. Jadi jangan asal percaya trus mencontoh apa yang kamu lihat di film porno ya. Sekian.

Artikel Asli:
http://kask.us/10246962

Keren kan?

Artikel yang menarik dan gw suka! Sayang gw belum ISO dan belum bisa lempar cendol.

Intinya begini, banyak orangtua yang takut abis abisan anaknya jadi gila seks kalo nonton film porno. Tapi nggak sadar bahwa yang namanya pendidikan seks itu penting. Budaya saving your virginity di Indonesia memang masih ada, tapi sampai kapan? Orangtua harus sadar mereka wajib mengkomunikasikan pendidikan seks ke anak-anak mereka. Jadi mereka tidak harus belajar dari orang lain, yang belum tentu pemahamannya "sama" dengan kalian (orangtua).

Kalian taulah apa yang terbaik buat anak. :D

Oh iya, in case anak kamu homo juga kayak gw, poin-poin di atas juga gw jamin gak jauh beda kok. Cuma… ya kita lebih "terbuka" soal ngomongin seks dan variasinya.

Halfcafe punya versi sesama jenisnya yang mungkin perlu dibaca bagi yang… ya… penyuka sesama jenis! :D

No comments:

Post a Comment

Apa yang kamu pikirkan tentang post diatas? Omongin aja, jangan malu malu.

Tapi...
- Ga terima iklan colongan, komen yang bener dan sesuai dengan artikel.
- Kualitas diatas kuantitas, gw gak bisa terima komentar 'one liner' yang cuma buat masang URL
- Gak ngerti artikelnya, gak usah komen.
- be nice, gw gak ngomersilin blog ini, jadi jangan manfaatin blog ini buat tawarin diri/barang lo.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...