Sunday, September 11, 2011

1 Dekade Setelah 11 September 2001

Gw masih ingat malam itu, berbaring di kasur, sambil ngedengerin BBC World Service… iya, BBC World Service yang di SW. Pas jam 8 lewat 40an, announcer langsung nge-switch ke program darurat, ada sesuatu yang terjadi di Amerika.

Gw hanya bisa nangkep samar samar. Yang jelas sesuatu yang besar terjadi. Penangkepan bahasa Inggris gw mungkin masih kurang begitu bagus, atau ingetan gw yang samar samar soal 9/11.

Tapi yang paling gw inget adalah kejadian dua tahun berikutnya, ketika gw udah jadi Manajer di Kelas Bahasa. Sepanjang "karir" gw sebagai manajer, tidak ada satupun guru yang benci karena pandangannya. Kebanyakan dari mereka hanya nggak bisa ngajar, atau simply nggak pas jadi guru. I'm not hating them.

Pagi itu 11 September 2002, jam istirahat pertama sekolah, gw berurusan dengan beberapa guru untuk tugas, buku dan ulangan. Salah satu guru, perempuan, tidak harus gw temui ada di ruang Tata Usaha. TV7 atau sudah jadi Trans7 gw lupa, sedang me-review ulang kejadian 11 September 2001. Dan guru perempuan ini berkata:

"Itulah balasannya. Dia sendiri suka nyerang Palestina!"

Gw marah.

This is not about that fucking Palestine. This is about ordinary peoples life. Don't she care about that? Gw mengumpulkan segala kekuatan untuk tidak meledak di depan dia. Gw menyelesaikan urusan gw dengan Tata Usaha, dan gw secepatnya keluar dari ruangan. Sampai kelas gw teriak sekerasnya soal kesintingan guru Bahasa Indonesia itu.

Seperti yang gw bilang diatas, ini bukan soal Palestina. Gw bukan combatant, gw tau soal politik. Tau apa guru yang cuma bisa ngajar ngikut silabus soal politik. GW gak mau jadi bigot seperti dia. Soal 11 September bukanlah persoalan Amerika. Terorisme adalah persoalan dunia! Persoalan dimana gw bisa mati kapan aja, tanpa tahu apa sebabnya.

Gw mending mati dalam kecelakaan lalu lintas, sakit, jatuh, stroke, dibunuh penjahat, apapun! Kalau gw combatant gw mending mati dalam perang. Bukan mati sebagai hasil kerja orang lain yang sangat tidak berelasi dengan gw, dan kemudian dibanggakan sebagai hasil "Jihad"! What?

Pada 11 September 2001 lebih dari 3000 orang mati sia sia. Gw lupa apakah ada korban orang Indonesia pada waktu itu. Tapi lebih dua tahun kemudian, setelah gw lulus SMA, Bom Bali 1 meledak, lalu Bom Bali 2, lalu Bom di Kedutaan Australia...

Gw pengen menunjuk muka ke guru Bahasa Indonesia itu. Nyaris semua bangsa Indonesia yang jadi korban bom tidak pernah mendukung negara Israel, karena sudah dari kecil diajari untuk membenci mereka. Alasan apa yang akan dia buat sekarang untuk "mendukung" pemboman itu? Mau mati ya mati sendirilah. Jangan bawa-bawa pemuda pemudi Bangsa!

Sekarang, 10 tahun telah berlalu. Kejadian 11 September masih membekas di Ingatan gw. I was stunned when The Towers are collapsed. I can't imagine what life wasted there, how the families would be recuperated. How the world was gonna take this. Satu hal yang gw rasakan adalah. Jika Islam terus seperti ini, maka mereka tak ada bedanya dengan orang yang menjadi common enemy mereka.

Please don't be.

4 comments:

  1. itu kerjaan orang jewish konspirasi untuk menyerang irak, soalnya bokapnya si bush dulu masih ada urusan yang belum selesai nyerang irak, terus rada adem ayem pas clinton, terus pas anaknya jadi president, dibuatlah alasan kuat supaya amrik bisa menyerang irak, ngelanjutin bisnis minyaknya di irak

    ReplyDelete
  2. @anonim, dan... teori yang cukup kuat untuk mendukung tulisanmu adalah?

    ReplyDelete
  3. Kita hidup beragama untuk bisa saling mengasihi, tidak untuk saling membunuh. Salah apa mereka....yang tidak tahu urusan presiden atau pimpinannya, harus mati sia-sia. Bukankah ini akan menimbulkan dendam baru....syukur-syukur kalo mereka tidak dendam.

    ReplyDelete

Apa yang kamu pikirkan tentang post diatas? Omongin aja, jangan malu malu.

Tapi...
- Ga terima iklan colongan, komen yang bener dan sesuai dengan artikel.
- Kualitas diatas kuantitas, gw gak bisa terima komentar 'one liner' yang cuma buat masang URL
- Gak ngerti artikelnya, gak usah komen.
- be nice, gw gak ngomersilin blog ini, jadi jangan manfaatin blog ini buat tawarin diri/barang lo.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...