Thursday, April 5, 2012

Debriefing After A Shit Meeting… #1

Tutup browser, mari kita debriefing.

Malam ini gw tiba setelah 2 jam distreaming sama penawaran MLM. Jadi kalo biasanya gw pulang dari mana-mana gak pernah debriefing, kali ini gw debriefing. Gw debriefing dengan cara menulis di blog.

Debriefing ini gw bagi dalam 2 tahap, secara teknis, dan secara psikologis. Tujuan debriefing ini adalah memperbaiki logika dan jalan pikiran gw yang mungkin berubah secara tidak wajar. Tujuan debriefing ini juga menunjukkan kesalahan-kesalahan yang terjadi baik secara teknis dan psikologis selama presentasi MLM tersebut.

Gw sudah tulis buku yang berjudul “Presentasi A’la Steve Jobs”. Buku itu berisi cara presentasi yang menurut gw baik dan benar, terbukti efektif dan menjual. Dalam debriefing tahap pertama ini, gw akan mengulangi kesalahan kesalahan teknis yang terjadi selama presentasi.

Dalam presentasi itu, ruangan berbentuk persegi panjang dengan jarak terjauh presenter dengan audiens sekitar 15m. Penerangan dengan menggunakan 3 buah lampu hemat energi dengan daya dibawah 25watt.

Kesalahan pertama dengan diri gw adalah, gw tidak mencharge HP. Jadi gw tidak bisa menggunakan kamera untuk mengambil berbagai objek presentasi. Gw hanya mengandalkan secarik kertas yang itupun gw minta dari salah seorang panitia.

Yang paling kentara dan yang paling sering terjadi dalam presentasi tentu saja terjadi di presentasi MLM ini. Font yang terlalu kecil. Kebetulan gw duduk di paling belakang, dan gw tidak bisa membaca satupun tulisan yang ada di depan. Lupakan gw bermata minus. Presenter harusnya mengantisipasi gw yang bermata minus.

Visibilitas grafik yang rendah. Grafik dalam presentasi nge-blend dengan background dan efek 3dnya malah bikin makin kabur. Theming gagal, desainnya tidak nyatu, dan menggunakan warna yang terlalu banyak dan tidak harmonis. Hurufnya nyampur satu dengan yang lain. Terlalu banyak menggunakan desain brosur.

Embedding video yang dilakukan pun terlihat asal. Saat melakukan presentasi dan ada video, ruangan tidak digelapkan. Seperti biasa, satu slide juga mengandung terlalu banyak informasi. Satu saat embedding video dan suara berakhir begitu saja sehingga kesan dramatis yang diharapkan menjadi hilang.

Kesalahan dalam presentasi ini seharusnya bisa dihindari kalo mereka baca buku gw, atau belajar dari presenter yang professional.

Kalau anda dari Pyramid System QNet ingin memperbaiki presentasi, silahkan hubungi saya lewat email. mari kita bicarakan service apa yang bisa saya lakukan terhadap presentasi anda. Atau anda ingin belajar jadi presenter yang lebih baik, silahkan juga hubungi saya.

Bagian 2 dari debriefing ini akan lebih kejam karena saatnya mengulang kejadian yang menimbulkan bekas secara psikologis.

 

Baca seri ini selengkapnya.

No comments:

Post a Comment

Apa yang kamu pikirkan tentang post diatas? Omongin aja, jangan malu malu.

Tapi...
- Ga terima iklan colongan, komen yang bener dan sesuai dengan artikel.
- Kualitas diatas kuantitas, gw gak bisa terima komentar 'one liner' yang cuma buat masang URL
- Gak ngerti artikelnya, gak usah komen.
- be nice, gw gak ngomersilin blog ini, jadi jangan manfaatin blog ini buat tawarin diri/barang lo.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...