Friday, April 6, 2012

Debriefing After A Shit Meeting… #2.2

Sekarang saatnya mengeluarkan unek-unek.

Gw gak suka mereka menggunakan false pretenses buat emancing gw untuk dateng. Salah satu anggota QNet yang kebetulan teman SMU gw, menggunakan false pretenses kalau dia mengajar di LP3I Pahlawan, Bandung.

Gw bersemangat untuk datang karena LP3I adalah Lembaga Pendidikan. Mungkin gw bisa jual ilmu disana. Mungkin ada proyek. Kecurigaan gw mulai berkembang setelah dia tidak mau memberitahu ada bisnis apa yang akan “gw bisa kerjakan” dengan dia nanti.

Harusnya gw sudah mulai curiga dan mengundurkan diri di titik ini. Tapi gw terus mengikuti pola permainannya. Untuk sekalian tahu dan belajar bagaimana sistem seperti MLM atau Pyramid Scheme seperti QNet ini memperdaya korbannya.

Dalam meeting, ungkapan ungkapan hiperbolis yang tidak sesuai fakta dikeluarkan. Gw banyak ngakak dalam hati. Beberapa fakta yang sudah gw sebut dalam 2 artikel sebelumnya bikin hati gw miris. Makin miris karena yang mengundang adalah deputi gw saat masih sekolah dulu.

While we are waiting for his friends at Istana Plaza. Dia me-remind gw bagaimana gw ingin bergabung di USMC. Gw tahu syarat bagaimana masuk USMC, dulu gw tidak bisa mendaftar karena ada aturan namanya Don’t Ask Don’t Tell. Beberapa bulan yang lalu ketika DADT dicabut tentu saja gw langsung bergerak. Dan kekurangan gw kali ini adalah kemungkinan gw tidak lulus FPT dan tidak punya alamat di states. Anehnya di saat yang sama dia bicara soal gaji yang 4000 dolar per 2 minggu. Gw langsung menimpali, “itu gaji officer kan? gw gak mau jadi officer.” Gw tahu jadi enlisted itu cuma 1700an dolar per 2 minggu, belum ditambah allowance seperti housing. Tapi itu yang gw mau. Enlisted, bukan Officer. Being Sergeant is okay for me, because Marines is never about money, is always about love.

Kemudian lain, seperti biasa member downline selalu memamerkan kekayaannya. Gw tidak berniat untuk kaya, gw berniat untuk bahagia. Karena itu gw tidak membutuhkan mobil mewah, rumah mewah, dsb. Ketika gw bilang “gw masih pake angkot kemana mana karena Bandung masih accessible dengan angkot. Kalo ke tempat jauh gw pake Kereta.” Seketika dia tidak bantah. Good. He’s still know how to respond to his (ex-)superior.

Setelah data data palsu yang bikin gw pengen ngakak sekaligus muntah, akhirnya saat TAPS gw pikir sudah gak ada lagi gunanya gw mendengarkan . Gw sudah tahu bagaimana pola brainwashing MLM/Pyramid Scheme. Temen gw lupa kalau gw punya latar belakang jurnalis, gw pernah wawancara, gw baca kaskus soal kegagalan Tianshi. dan gw lihat efek dari MLM yang namanya DBS di sekitar tempat tinggal gw. It’s not gonna work.

So, apa yang gw dapat dari presentasi Piramid Scheme ini.

  1. Gw tahu bagaimana mereka bekerja.
  2. Gw tahu apa kebohongan mereka.
  3. Gw tau presentation mereka sucks.
  4. Dan… gw tau kenapa mahasiswa banyak yang demo gajebo kayak kemarin. Mereka dengan mudah dibohongi di MLM dengan false pretenses.

Menyedihkan.

Debriefing is over.

Sekarang, temanku yang masih dalam pengaruh QNet. Tadi gw sudah memberikan peringatan untukmu, dan sekarang akan gw ulangi.

Gw gak gitu peduli soal bagaimana kamu mendapatkan uang dari skema piramid ini. Tapi…

  1. Jika kamu menghasilkan uang dari skema ini, simpan, jangan diputar modal. Keluar segera.
  2. Jika kamu punya bisnis lain yang sedang dikembangkan, fokus kesitu.
  3. Jangan coba coba membohongi teman-temanmu yang lain dan mengajaknya datang ke meeting dengan false pretenses.

atau lebih baik…

Jangan coba coba mengundang teman teman SMA kita ke meetingmu, dan beritahu team-mu untuk jangan mengundang teman-teman SMA-mu.

 

Baca seri ini selengkapnya.

2 comments:

  1. Unek-unek yang begitu dalem kayaknya om.. pasti pengalaman sehingga tidak mau temennya juga mengalami hal serupa.. ya yang penting sudah memperingati om.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kebetulan hanya terpaksa "duduk manis" mendengarkan streaming betapa-sangat-penting-sekali-kalo-kurang-dikit-aja-bisa-kayak-ikan-kurang-air-nya duit, alias janji surga MLM/Piramid.

      Jadinya kesel banget.

      Delete

Apa yang kamu pikirkan tentang post diatas? Omongin aja, jangan malu malu.

Tapi...
- Ga terima iklan colongan, komen yang bener dan sesuai dengan artikel.
- Kualitas diatas kuantitas, gw gak bisa terima komentar 'one liner' yang cuma buat masang URL
- Gak ngerti artikelnya, gak usah komen.
- be nice, gw gak ngomersilin blog ini, jadi jangan manfaatin blog ini buat tawarin diri/barang lo.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...