Friday, March 30, 2012

Rifleman’s Creed

This is my rifle. There are many like it, but this one is mine.

My rifle is my best friend. It is my life. I must master it as I must master my life.

My rifle, without me, is useless. Without my rifle, I am useless. I must fire my rifle true. I must shoot straighter than my enemy who is trying to kill me. I must shoot him before he shoots me. I will...

My rifle and myself know that what counts in this war is not the rounds we fire, the noise of our burst, or the smoke we make. We know that it is the hits that count. We will hit...

My rifle is human, even as I, because it is my life. Thus, I will learn it as a brother. I will learn its weaknesses, its strength, its parts, its accessories, its sights and its barrel. I will keep my rifle clean and ready, even as I am clean and ready. We will become part of each other. We will...

Before God, I swear this creed. My rifle and myself are the defenders of my country. We are the masters of our enemy. We are the saviors of my life.

So be it, until victory is America's and there is no enemy, but peace!

Saturday, March 17, 2012

Sudah waktunya-kah BBM naik? #2

Rada suram membayangkan bagaimana orang orang yang gw sayangi dan cintai bertahan dari kenaikan harga BBM. Bagaimana gw dan mereka dan segenap kelas bawah dan kelas menengah beneran harus mengatur kembali asupan gizi, alokasi dana. Dan mengubah susunan kebutuhan primer dan sekunder dan tertier mereka.

Yang paling menyedihkan, jika untuk sebagian besar dari mereka tidak akan ada lagi cara bagi mereka (yang legal dan nyaman di hati) untuk memenuhi kebutuhan sekunder. Sandang dulu mereka sekali dua tahun. Sekarang benar benar sekali setahun.

Yang lebih menyedihkan lagi? tentu saja bakal ada yang tidak mampu memenuhi kebutuhan sekunder. Hidup mereka hanya untuk makan, tidur. Bertahan Hidup.

Paling buruk, orang yang tidak lagi berkebutuhan. Mati.

Thursday, March 15, 2012

Sudah waktunya-kah BBM naik?

#kelasatas dari kemarin ribut banget soal itu. In fact, they’re making it like most of Indonesian are #kelasmenengahngehe. Siapa itu kelas menengah ngehe? Kelas menengah ngehe ada banyak di sekitar gw. Tetangga sebelah yang sempat beliin anaknya hp padahal buat makan rada angop angopan. Anak SMA yang pake Blackberry padahal ke sekolah ngangkot dan BBM-nya cuma dipake gosipin cowok. Pasangan muda yang sibuk ke mall belanja ini itu tapi pake kartu kredit a.k.a. ngutang. Puluhan orang yang indent iPad 3 ke Apple Store cuma buat facebookan sama twitteran. Dll.

What about real life? Real people. Orang yang gw lihat hampir tiap hari menggeret ember berisi frutang, akua, panther. Atau tukang koran yang semakin sepi karena orang lebih sering liat berita di internet. Atau Tukang ojeg yang anaknya punya blackberry tadi. Atau si pembantu rumah tangga yang dari pasangan muda yang hobi ngridit. Atau… atau… atau masih banyak lagi.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...