Monday, April 8, 2013

Sumpah, Presiden Kita Memang ALAY (Banget)!

Jika seorang presiden mengirim text, baiknya memang kita balas. Kalaupun nggak dibalas tentu saja ada cara sendiri bagi seorang presiden untuk mengungkapkan hal itu. Misalnya, jika ketua umum partai sang presiden jadi tersangka lembaga anti korupsi, dan presiden ditanya wartawan:

“Pak Presiden, sudah ketemu dengan Ketum Partai?

“Belum.”

“Sudah ada komunikasi?”

Stop sampai sini dulu.

Respond yang paling tepat untuk jawaban pertanyaan diatas bagi seseorang yang mempunyai jabatan presiden menurut gw adalah:

“Saya sudah mencoba menghubungi dia kemarin.”

Dah! Sampe situ aja! Titik! Gak usah diperpanjang! Kalo wartawan nanya lagi, tidak perlu beri penjelasan, atau menghindar saja.

Tapi tentu saja, Presiden dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, Sir Beye, tidak akan lupa memanfaatkan momen ini….

"Setelah Anas ditetapkan sebagai tersangka, saya kirim SMS ke dia. Tidak dibalas,"
SBY dalam wawancara khusus dengan Tempo di Wisma Negara, Jakarta, Jumat, 5 April 2013.

TEMPO.co

Output file

No comments:

Post a Comment

Apa yang kamu pikirkan tentang post diatas? Omongin aja, jangan malu malu.

Tapi...
- Ga terima iklan colongan, komen yang bener dan sesuai dengan artikel.
- Kualitas diatas kuantitas, gw gak bisa terima komentar 'one liner' yang cuma buat masang URL
- Gak ngerti artikelnya, gak usah komen.
- be nice, gw gak ngomersilin blog ini, jadi jangan manfaatin blog ini buat tawarin diri/barang lo.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...