Friday, January 25, 2013

Siapa Yang O’on?

Divisi News TVOne kembali bermasalah.

Gak heran sih sebenernya TV partisan tukang roti gitu. TVOne memang bukan sekedar TV Partai Golkar. Atau bahkan bukan TV Golkar juga, lebih bisa dibilang TVnya Aburizal Bakrie (sengaja gak disalah eja biar dapet SEO-nya). Ahasil segala yang baik baik menurut tukang roti itu, pasti ada di TVOne, dijunjung pulak. Segala yang jelek, bakal digencet abis.

Selain sering gak berimbang dalam pemberitaan, TVOne juga sering bikin so called “talkshow”, macem ILC (dulu JLC), or something lainnya. Sebenernya sih gw ngeliatnya lebih ke “ribut-show” ya. Karena setidaknya pasti ada 1 orang yang disetting untuk ribut-ribut gak jelas, pokoknya kontra, dan harus berlawanan arus.

Wednesday, January 23, 2013

Jangan Sembarangan Beli Tablet – Part #3

aGw udah nulis banyak hal kenapa kamu jangan beli tablet sembarangan. Dan ini adalah bagian terakhirnya.

Baterai

Sampai mana kemarin? Oh iya, CPU dan GPU. Ini terkait erat dengan baterai.

Ketika gw lihat beberapa spek tablet murah, mereka menggeder CPU dan GPU, RAM pun cukup, OS terbaru.  Berapa banyak power yang dibutuhkan per jam? Semakin cepat prosesor, semakin banyak ram dan semakin banyak data yang diolah dan dipindahkan, semakin banyak pula kebutuhan listriknya.

Inilah yang sering tidak dicantumkan di tablet murah. Berapa besar baterainya, dan berapa lama dia akan bertahan untuk pemakaian terus menerus.

Tablet seperti iPad, atau Galaxy Tab bisa tahan berjam jam. Untuk pemakaian browsing saja, iPad dan Galaxy Tab 2 bisa tahan hingga 12 jam, bisa kurang kalau dipakai main game, nyari jalan dengan GPS atau lainnya. Tablet murah? Dengan OS yang tidak dioptimize, CPU, GPU yang digeder, layar dengan brightness yang tinggi, sebuah tablet murah ada yang hanya bertahan untuk 2 jam pemakaian. Yak betul. gak salah tulis gw, 2 jam saja. Very small eh?

Jadi misalnya kamu yang hidup di kota besar harus bisa memastikan, apakah ini tablet cocok buat kamu. Bayangin begini, kamu berkomuter dari rumah ke tempat kerja / sekolah / kampusmu dengan normal 1,5 jam. Macet dikit, bisa 2 jam. Apa yang kamu lakukan selama 2 jam? If you have tablet, maybe you browse, listening to music, or anything.

Bayangkan dengan perjalanan kamu dari rumah ke manapun, batre habis. LOL.

Itu baru masalah kapasitas, sekarang bicara kualitas. Bagaimanapun yang namanya perangkat elektronik itu ada masa pakainya. Punya handphone kan? sudah pernah ngerasain batre ngedrop? Gak bisa dicharge, dan seribu satu persoalan baterai lainnya? Jangan dipikir itu nggam mungkin terjadi dengan tabletmu.

Yang lebih “mengerikan” lagi, kebanyakan baterai tablet adalah baterai permanen. Kalaupun bisa diganti, harus benar benar ke service center dan mengganti baterainya disana. It’s horrible, jika dalam 1 tahun, bateraimu sudah habis, melendung, ngedrop dan lebih parah, tidak dapat dicharge.

Berapa biaya perbaikan baterai? Kadang hingga SETENGAH harga perangkatnya.

Tablet tidak seperti desktop yang tanpa baterai atau laptop yang bisa digunakan dengan baterai dicabut. Untuk menggunakan tablet, kamu harus memakai baterai. Sedangkan overcharging, adalah sesuatu hal yang dilarang. Jika baterai penuh, cabut dari power. Cycle charge pun dihitung. Satu baterai bisa tahan 1000 kali charge misalnya. Hitung aja berarti umur bateraimu.

Garansi

Ini yang terakhir.

Setiap barang elektronik di Indonesia pasti ada garansi. Karena memang ada peraturan pemerintah yang mewajibkan hal ini. Garansi untuk produk elektronik minimum 1 tahun. Selebihnya adalah garansi yang berhubungan dengan kompetisi pasar. Makanya kadang ada merek tertentu yang memberikan garansi sampai 5 tahun. Tentu saja dengan syarat dan ketentuan berlaku.

However. Ini adalah tablet murah. Okelah garansinya setahun. Tapi kadang seperti HP bermerek gak jelas, kamu terancam. Merek sebuah produk bisa hilang begitu saja, termasuk service center yang tiba tiba tutup. Lupakan spare part. Banyak kasus merek telepon genggam abal-abal yang hilang begitu saja.

Jika tabletmu terlalu murah, mungkin saja mereka hilang dalam sekejap. Mirisnya lagi, kadang barus atu bulan kamu menikmati tablet itu, bulan berikutnya something wrong, tapi karena mereknya sudah lenyap ditelan bumi, maka service centernya hilang entah kemana. You ended up with defective tablet. Mungkin sebaiknya beli tablet yang mahal, tapi dengan garansi terjamin.

Jadi kita ulang lagi. Apa yang harus diperhatikan dalam membeli tablet. Operating System, RAM, Processor dan Prosesor Grafis, Baterai, dan Garansi.

Tablet murah memang banyak, tapi moto yang dijunjung tinggi bagi barang elektronik masih berlaku. Ada harga ada rupa. Jika kamu memilih tablet murah, ada konsekuensinya. Kamu harus mengorbankan satu atau beberapa hal. Jangan mudah tergiur!

Monday, January 21, 2013

Miliki Adobe Photoshop GRATIS!

Judulnya gw SEO-in, biar heboh kuadrat. Hehehe.

12 Produk Adobe kini telah memasuki masa END OF LIFE (Support dan Update dihentikan). Oleh karena itu, Adobe "membagikan" 12 software dan serial numbernya secara cuma cuma.

Ke-12 produk itu adalah:

Jangan Sembarangan Beli Tablet

Hai… selamat tahun baru! Walaupun sudah tanggal dua puluh satu! Ehehehe. Mari kita mulai tahun 2013 dengan post yang SEO banget.

Jadi ceritanya kan di mall wannabe di tengah kota, ada sebuah stand elektronik kecil. Disana dijual berbagai hp abal abal, nokia dan samsung. Kebetulan di kota kecil seperti ini, mulai menjamur itu yang namanya tablet. Iya sodara sodara, tablet.

Sekarang tablet bukan lagi barang asing plus mahal. Tentu saja iPad dan Galaxy Tab yang premium ituh masih ada. Tapi masyarakat punya opsi yang jauh lebih banyak. Tentu saja lagi, kepopuleran tablet dikomporin sama merek-merek yang… ya… hari ini ada, besok belum tentu, masa depan? I don’t know… suram?

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...