Friday, February 14, 2014

Cara Membersihkan Debu Vulkanik

Gunung Kelud meletus kemarin. Beberapa kota tertutup abu vulkanik.

Seperti yang sudah kalian tahu sebelumnya dan seharusnya, yang namanya debu vulkanik itu lebih kecil, lebih mudah terhirup, dan secara umum menjadi lebih berbahaya, karena lebih mudah menumpuk di paru-paru dibanding debu biasa.

Setelah hujan abu akibat letusan gunung api, ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika kamu mau membersihkan debunya. Cara ini gw ambil dari United States Geological Survey.

Dalam Bangunan

Pada titik terakhirnya, permukaan disedot dengan pembersih vakum (Vacuum Cleaner) sebersih yang bisa dilakukan, dari karpet, furnitur, peralatan kantor, peralatan rumah tangga, dan lainnya. Gunakan penyedot debu yang memiliki tingkat filtrasi tinggi.

Tingkat kepekatan debu akan bergantung dari ventilasi, pibtu dan jendela. Perhatikan pula debu yang mungkin masuk dari alas kaki, baju dan bagian lainnya.

Perhatikan pula debu yang mungkin terbang saat mengosongkan, membersihkan, dan merawat penyedot debu dan alat alat yang digunakan untuk membersihkan debu itu sendiri.

Cara Membuang Debu Vulkanik

  • Jangan meniup atau menyapu debu vulkanik
  • Siram dengan air, atau lap dengan lap basah, permuklaan yang berdebu. Jika tidak bisa dilakukan, gunakan penyedot debu.
  • Setelah disedot atau dilap, boleh dicuci dengan deterjen. Jangan menggosok terlalu keras, karena partikel tajam mungkin merusak.
  • Untuk permukaan kaca, enamel dan akrilik, jangan dilap dengan kasar, gunakan kain dengan deterjen, lalu lap secara perlahan.
  • Pelitur akan kusam apabila terkena debu. Vakum dulu, lalu gunakan kain basah untuk menarik sisa debu. Disarankan menggunakan kain fiber atau chamois seperti Kanebo.
  • Jangan menggunakan penyapu otomatis.
  • Kain yang terkena debu harus dibersihkan di air mengalir dan dicuci secara lembut. Mungkin membutuhkan deterjen yang lebih banyak, atau jika menggunakan mesih cuci, lakukan sedikit sedikit.
  • Jangan campurkan cucian yang terkontaminasi banyak debu, dengan yang lebih sedikit.
  • Pastikan pakaian bersih dari debu sebelum dikeringkan dengan pengering.
  • Beberapa bukan kedepan, filter AC dan lainnya harus diperiksa lebih sering.

Membersihkan Debu Vulkanik di Atap

Bersihkan debu vulkanik di atap sebelum mencapai ketebalan 10 hingga 15 cm. Pembersihan harus dilakukan hati hati dan terencana.

Peralatan keselamatan yang harus disediakan:

  • Masker
  • Topi
  • Pakaian full body / coverall

Peralatan pembersihan:

  • Selang (dan airnya)
  • Sikat atau sapu.
  • Karung

Cara membersihkan:

  • Tutup semua ventilasi, pintu dan jendela ke dalam rumah
  • Bersihkan ventilasi terlebih dahulu.
  • Pada bangunan / rumah beratap datar, sapu secara perlahan ke satu titik, lalu kumpulkan ke dalam karung.
  • Pada bangunan / rumah beratap genteng, sapu debu ke dalam karung, kemudian siram dengan air secara perlahan. Hati hati dengan sumbatan yang mungkin terjadi di talang air.

No comments:

Post a Comment

Apa yang kamu pikirkan tentang post diatas? Omongin aja, jangan malu malu.

Tapi...
- Ga terima iklan colongan, komen yang bener dan sesuai dengan artikel.
- Kualitas diatas kuantitas, gw gak bisa terima komentar 'one liner' yang cuma buat masang URL
- Gak ngerti artikelnya, gak usah komen.
- be nice, gw gak ngomersilin blog ini, jadi jangan manfaatin blog ini buat tawarin diri/barang lo.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...