Tuesday, October 7, 2014

RAM di Hape Masih Penting

Sekitar Januari tahun lalu, gw pernah menulis soal RAM di tablet. Artikel mini kali ini akan berfokus ke situ.

Dalam dua tahun, dunia teknologi udah bergeser luar biasa jauh. Dulu gw ngomongin hape, tablet, netbook, laptop dan desktop. Sekarang ada antara hape sama tablet udah nyaris nggak ada bedanya. Ada klasifikasi baru yang namanya phablet, alias Phone Tablet. Ciri khasnya? Layar segede gaban, dan bisa buat teteleponan.

Tablet didesain tidak dipake telepon. Kalo maupun harus lebih elegan, yaitu lewat video call yang namanya Skype atau sejenisnya. Agar nggak terjadi hal hal yang awkward seperti ini:

Samsung-Galaxy-Tab-Phone-Call-Test

Tapi itu dua tahun lalu. Sekarang publik kayaknya sudah terbiasa nempelin hape segede buku A5 itu langsung ke kuping. Artinya phablet sudah mulai common. Bahkan kakak gw sendiri pake semi-tablet juga untuk device sehari harinya.

Konsekuensi dari layar semakin gede, dan aplikasi yang dibutuhkan pula semakin banyak. Dulu cukup dengan BBM dan Whatsapp. Facebook atau Twitter bisa, tapi kecil dan kurang puas. Begitu juga dengan Instagram, Line, Path, dan apps apps lain yang essential buat menjalani hidup eksis. Artinya, kebutuhan RAM akan meningkat. TAJAM.

Phablet / Hape Murah

Dengan perangkat Android 4 dan semakin murahnya harga LCD diatas 4 inci. Bahkan sekarang ponsel sejutaan (baca: dari 1juta sampe 1.999.999) pun banyak yang sudah mengusung layar 4.2” atau bahkan 4.5”. Dulu, layar segitu hanya tersedia di angka 1 juta 800an. Sekarang, bahkan yang 800 ribuan ada yang 4”.

Tapi ada yang perlu dicermati dari konsekuensi ukuran layar itu. Semakin besar layar, akan semakin besar pula keinginan untuk mengakomodasi aplikasi yang sebelumnya tidak nyaman untuk digunakan, menjadi aplikasi sehari-hari. Yang berujung dengan meningkatnya kebutuhan soal RAM.

Sayangnya, hape-hape murah dari merek lokal, kebanyakan hanya mengusung Processor yang tinggi. Bayangkan aja, 1.2 juta sudah dapat Quad Core, 1.5 dapat Hexa (enam) Core, hampir 2 juta dapet Octa Core. dan seterusnya dan seterusnya.

Tapi RAM-nya kecil.

Kecilnya RAM ini berakibat sedikitnya aplikasi yang bisa jalan di belakang. Artinya, kamu mungkin gak bisa jalanin Facebook, Twitter, Whatsapp, Line, BBM, Tumblr, Path, Instagram. Skype, dan puluhan aplikasi lain di belakang. Mungkin hanya beberapa aplikasi saja, RAM kamu sudah penuh.

Dan tiba tiba kamu me-load sebuah game dengan RAM besar? Dhuar! Aplikasimu di belakang akan di-sleep semua. Tidak akan ada notifikasi.

Artinya lagi, hape atau phablet yang kamu beli lagi lagi tidak bisa memuaskan kamu. Ibarat F1, kenceng sih, tapi kan gak punya bagasi. Bahkan bahan bakarnya cepet abis.

Sekali lagi. jangan kemakan iklan tablet, telepon, atau phablet yang akan kamu beli menggunakan processor quadbajillion-core tapi dengan tulisan kecil RAM nya cuma 512MB. Sesuaikan dengan kebutuhanmu.

Panduan dasarnya kurang lebih begini:

  • Processor / GPU gede, cocok buat gaming
  • RAM gede, cocok buat aplikasi background
  • Battery gede, tahan lama.

Nah dari sana, baru cukup cukupin duit yang kamu punya dengan barang yang tersedia. Oke?

No comments:

Post a Comment

Apa yang kamu pikirkan tentang post diatas? Omongin aja, jangan malu malu.

Tapi...
- Ga terima iklan colongan, komen yang bener dan sesuai dengan artikel.
- Kualitas diatas kuantitas, gw gak bisa terima komentar 'one liner' yang cuma buat masang URL
- Gak ngerti artikelnya, gak usah komen.
- be nice, gw gak ngomersilin blog ini, jadi jangan manfaatin blog ini buat tawarin diri/barang lo.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...