Saturday, July 23, 2016

Nyinyir Cina Bersama Mz. Kokok

Tulisan di Mojok.CO memang kebanyakan bagus-bagus, gw suka. Entah profesi dibalik para penulisnya entah apa gw gak tau. Dan gw gak terlalu niat untuk tau. Ya, walaupun gw akui gw stalking beberapa penulisnya via Twitter.

Barusan saja, Kokok Dirgantoro (@kokokdirgantoro), yang menyebut dirinya calon presiden, rendah hati, membayar buzzer-nya tepat waktu, dan siap bagi bagi alphard, merilis tulisan terbarunya di Mojok. Kali ini tentang kebiasaan kamu, gw dan sebagian besar masyarakat Indonesia, soal Cina, yang orang, bukan yang negara.

Dibuka dengan beberapa paragraf ngalor ngidul, bahasan baru mulai panas pada paragraf ke sekian.



Gw clip sedikit aja...

Saya coba ingatkan, satu konglomerat jahat membutuhkan banyak pihak untuk merealisasikan niat jahatnya. Banyak sekali oknum eksekutif, legislatif, yudikatif, aparat hukum dan sebagainya terlibat. Satu pengusaha jahat (keturunan Cina ataupun tidak) membutuhkan ratusan bahkan ribuan antek pribumi. Apakah antek-antek ini tak memikul dosa yang sama?

Cukup menarik, bikin tersenyum, atau bahkan ketawa. Problem dengan tulisan seperti ini? Nggak bakal bikin yang sekarang sedang lepeh lepeh Cina jadi sadar. Yang ada bakal ngatain Mz. Kokok ~ begitulah sapaanya di Twitter ~ gak nasionalis.

Apakah Mz. Kokok nasionalis? Hanya kamu dan kesehatan pikiranmu yang akan menentukan dia nasionalis atau nggak. Tapi menurut gw, dia tau apa yang dia mau.

Halah.

Sana baca sendiri tulisannya di Mojok.

No comments:

Post a Comment

Apa yang kamu pikirkan tentang post diatas? Omongin aja, jangan malu malu.

Tapi...
- Ga terima iklan colongan, komen yang bener dan sesuai dengan artikel.
- Kualitas diatas kuantitas, gw gak bisa terima komentar 'one liner' yang cuma buat masang URL
- Gak ngerti artikelnya, gak usah komen.
- be nice, gw gak ngomersilin blog ini, jadi jangan manfaatin blog ini buat tawarin diri/barang lo.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...